<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jessica Aulia &#8211; The Womyn</title>
	<atom:link href="https://thewomyn.com/author/jessica/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://thewomyn.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 May 2021 02:16:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/03/cropped-favico-32x32.png</url>
	<title>Jessica Aulia &#8211; The Womyn</title>
	<link>https://thewomyn.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ikuti Tips Berikut Ini Yuk Moms! Agar Ramadhan Terasa Lebih Berarti</title>
		<link>https://thewomyn.com/2021/05/05/yuk-laksanakan-bulan-ramadhan-yang-berarti-sebagai-seorang-ibu/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2021/05/05/yuk-laksanakan-bulan-ramadhan-yang-berarti-sebagai-seorang-ibu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jessica Aulia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 May 2021 00:39:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Puasa]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Ramadhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=945</guid>

					<description><![CDATA[Bagaimana para ibu menikmati berkah Ramadhan sambil mengasuh anak-anaknya? Ini adalah pertanyaan yang sering ditanyakan kepada ibu-ibu baik muda maupun dewasa, dan berikut adalah beberapa &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-justify">Bagaimana para ibu menikmati berkah Ramadhan sambil mengasuh anak-anaknya? Ini adalah pertanyaan yang sering ditanyakan kepada ibu-ibu baik muda maupun dewasa, dan berikut adalah beberapa tips berguna bagi Anda para Mama Muslimah untuk menjadikan Ramadhan Anda lebih berarti!</p>



<h2 class="wp-block-heading">1. Berdoa</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/pexels-monstera-5996980-683x1024.jpg" alt="" class="wp-image-946" width="335" height="502" srcset="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/pexels-monstera-5996980-683x1024.jpg 683w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/pexels-monstera-5996980-200x300.jpg 200w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/pexels-monstera-5996980-768x1151.jpg 768w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/pexels-monstera-5996980-1025x1536.jpg 1025w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/pexels-monstera-5996980-40x60.jpg 40w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/pexels-monstera-5996980.jpg 1280w" sizes="(max-width: 335px) 100vw, 335px" /><figcaption>Credit: Pexels / Monstrea</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify">Sebagai ibu Muslimah yang menjalani kehidupan yang sibuk, mungkin sulit untuk mengasuh anak-anak kita dan untuk memenuhi semua kewajiban Islam kita; Namun, meski bisa menjadi suatu tantangan, tentu bukan tidak mungkin untuk melaksanakan keduanya dengan baik.</p>



<p class="has-text-align-justify">Dukungan paling besar untuk memenuhi semua tugas kita tentunya adalah bantuan dari satu-satunya Allah SWT, karena Allah SWT yang memberi kita kesabaran. Sehingga, jadikanlah doa Anda berserah pada Allah Yang Maha kuasa untuk memberikan Anda kesabaran dan kekuatan, dan membantu Anda melewati masa-masa sulit.</p>



<h2 class="wp-block-heading">2. Buat <em>goals </em>yang realistis</h2>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://lh6.googleusercontent.com/he5LEmtXteEXO_R4_1kmcWq0QED3lbsCSfBKgJEEUZDCzATbJdBCSNFUzv8EcrG3KDKKFQZ5yGYRwY8maHIpMwdVN5kGe6UZqL1JppTAwNw2n0NthIGxRZeooQOGgXWhTo32gEB0" alt=""/><figcaption>Credit: Unsplash/ John Crozier</figcaption></figure>



<p class="has-text-align-justify">Kita harus ingat bahwa kita menjalani kehidupan yang berbeda satu sama lain, dalam keadaan yang berbeda. Beberapa dari kita mungkin adalah ibu yang bekerja penuh atau paruh waktu di luar rumah, sementara sebagian dari kita tinggal di rumah sebagai ibu yang merawat anak-anak kita.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Seberapa banyak bantuan yang kami miliki dari keluarga dan teman untuk mengurus anak-anak di rumah tentunya berpengaruh, di samping ada berapa banyak anak kita dan perawatan seperti apa yang dibutuhkan. Karena alasan inilah, penting untuk tidak pernah membandingkan diri Anda dengan orang lain.</p>



<p class="has-text-align-justify">Kita tidak boleh saling membandingkan diri dengan orang lain, tidak hanya dari aspek keibuan, namun dalam setiap aspek; termasuk ibadah kita selama <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Ramadan" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Ramadhan</a>. Contohnya adalah jika ada teman Anda yang memiliki rezeki lebih untuk bersedekah dalam jumlah besar di bulan Ramadan. Anda tidak perlu cemburu atau iri, ketahui bahwa rezeki setiap orang itu berbeda. Memang, mungkin sedikit disayangkan bahwa Anda bisa jadi tak mampu bersedekah, baik sedikit maupun sama sekali, tapi banyak rezeki dalam bentuk lainnya yang patut Anda syukuri.</p>



<p class="has-text-align-justify">Lagipula, rasa iri adalah biang dari amarah yang tak berarti. Dengan merasa iri pada teman Anda yang dapat bersedekah banyak, Anda tidak menyelesaikan masalah apa-apa. Anda tetap pada kapasitas Anda untuk bersedekah, dan teman Anda akan tetap menyisihkan rezekinya. Anda hanya akan membatin dan membatin tentangnya hingga konsentrasi puasa Anda peca.</p>



<p class="has-text-align-justify">Tentunya Anda tidak menginginkan hal itu kan, Moms? Maka dari itu, hindari membanding-bandingkan diri dengan orang lain dan mulai sadari kemampuan dan keberkatan yang ada dalam hidup Anda sendiri.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Namun, jika Anda membuat daftar tujuan Islami yang yang Anda tahu betul dapat Anda capai, Anda akan melengkapi daftar ini, insya Allah, dan Anda akan merasa termotivasi untuk terus maju!</p>



<h2 class="wp-block-heading">3. Dapatkan <em>support</em></h2>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://lh4.googleusercontent.com/011xqMgL4VhLILSuI_B_hbuHYiJ_3xwnleXrmwpP4sQ46k5c81T4WyCZuD6Rywl37RuXO7SPvIbl7x0QqSO9RZGd-bSSkaOmcK-nEDJiMXGUKRqCnLZn1qInuVWn-ZzchraMzZlG" alt=""/><figcaption>Credit: Unsplash/ muhammad haikal sjukri</figcaption></figure>



<p class="has-text-align-justify">Jangan takut untuk meminta bantuan. Minta anak Anda yang lebih besar, atau suami Anda untuk membantu menyiapkan makanan untuk<a href="https://thewomyn.com/2021/04/17/ingin-turun-berat-badan-begini-cara-diet-yang-aman-saat-puasa/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"> berbuka puasa</a>, dan membantu pekerjaan rumah tangga sepanjang hari.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Jika ibu, saudara perempuan, atau teman Anda mengalami saat-saat di mana mereka tidak dapat berpuasa selama seminggu, maka pertimbangkan untuk meninggalkan anak-anak Anda bersama mereka selama beberapa jam sehari selama minggu itu, sehingga Anda dapat membaca beberapa Quran terus menerus tanpa gangguan apapun.</p>



<p class="has-text-align-justify">Anda juga mendapat waktu luang untuk melakukan hal lain yang bermanfaat untuk Anda. Begitu pula mintalah anggota keluarga dan teman-teman ini untuk datang pada saat Tarawih, agar mereka dapat mengawasi anak-anak saat Anda berdoa dengan damai.</p>



<p>Baca juga: <a href="https://thewomyn.com/2021/04/01/mpasi-untuk-bayi-6-bulan-penting/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Persiapkan Masa Depan Cerah Si Kecil Dimulai dari Pemberian MPASI</a></p>



<h2 class="wp-block-heading">4. <em>Be prepared!</em></h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img decoding="async" width="1024" height="682" src="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/pexels-anna-shvets-4482904-1-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-948" srcset="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/pexels-anna-shvets-4482904-1-1024x682.jpg 1024w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/pexels-anna-shvets-4482904-1-300x200.jpg 300w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/pexels-anna-shvets-4482904-1-768x512.jpg 768w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/pexels-anna-shvets-4482904-1-90x60.jpg 90w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/pexels-anna-shvets-4482904-1-420x280.jpg 420w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/pexels-anna-shvets-4482904-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Credit: Pexels/ Anna Schvets</figcaption></figure></div>



<p>Buat jurnal dengan Doa bermanfaat yang tertulis di dalamnya dan lafalkan Doa ini sepanjang hari. Melafalkan Doa tidak hanya memberi Anda pahala, tetapi melakukannya juga tidak menyita banyak waktu Anda!&nbsp;</p>



<p>Pertimbangkan untuk melafalkan surat Al-Ikhlas ya Moms!</p>



<p>Baca juga: <a href="https://thewomyn.com/2021/04/22/ingin-kulit-tetap-sehat-selama-berpuasa-lakukan-cara-cara-ini/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Ingin Kulit Tetap Sehat Selama Berpuasa? Lakukan Cara-Cara Ini</a></p>



<h2 class="wp-block-heading">5. Pentingnya dzikir</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img decoding="async" width="1024" height="681" src="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/lexi-t-Ply22sRvXA0-unsplash-1024x681.jpg" alt="" class="wp-image-949" srcset="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/lexi-t-Ply22sRvXA0-unsplash-1024x681.jpg 1024w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/lexi-t-Ply22sRvXA0-unsplash-300x200.jpg 300w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/lexi-t-Ply22sRvXA0-unsplash-768x511.jpg 768w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/lexi-t-Ply22sRvXA0-unsplash-1536x1022.jpg 1536w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/lexi-t-Ply22sRvXA0-unsplash-90x60.jpg 90w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/lexi-t-Ply22sRvXA0-unsplash-420x280.jpg 420w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/05/lexi-t-Ply22sRvXA0-unsplash.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Credit: Unsplash/ Lexi T</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify">Dzikir (mengingat Allah Subḥānahu Wa Ta&#8217;Ala) memiliki banyak manfaat, oleh karena itu kita harus berusaha melakukan Dzikir sebanyak mungkin sepanjang bulan Ramadhan &#8211; jangan lupa, pahala dikalikan 70 selama bulan ini!</p>



<p class="has-text-align-justify">Kepada semua ibu di luar sana, jika Anda merasa tidak memiliki energi tersisa untuk shalat Tarawih setelah seharian berpuasa dan mengurus rumah tangga, mohon ucapkan “SubhanAllah” 33 kali, “Alhamdulillah” 33 kali, dan “Allahu Akbar”. 34 kali; Insya Allah ini akan memberi Anda dorongan energi yang Anda butuhkan.</p>



<p class="has-text-align-justify">Semoga tips ini bermanfaat bagi ibu-ibu di luar sana; selalu ingat bahwa Tuhan mengetahui niat kita, Ia tahu situasi kita, dan Ia tahu kita mengerahkan upaya penuh kita; dan Ia akan terus menghujani kita dengan berkaht-berkat jika kita memintanya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2021/05/05/yuk-laksanakan-bulan-ramadhan-yang-berarti-sebagai-seorang-ibu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Overworking: Kenali, Pahami, dan Hindari!</title>
		<link>https://thewomyn.com/2021/04/27/overworking-kenali-pahami-dan-hindari/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2021/04/27/overworking-kenali-pahami-dan-hindari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jessica Aulia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2021 03:50:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wellnes]]></category>
		<category><![CDATA[karir]]></category>
		<category><![CDATA[overworking]]></category>
		<category><![CDATA[wanita karir]]></category>
		<category><![CDATA[wellnes]]></category>
		<category><![CDATA[Women EMpowerment]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=846</guid>

					<description><![CDATA[Apakah Anda pernah mendorong diri Anda sendiri untuk bekerja sekuat tenaga? Apakah Anda pernah bekerja hingga Anda ngedrop dan tidak bisa melakukan apa-apa? Seringkali, menjadi &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-justify">Apakah Anda pernah mendorong diri Anda sendiri untuk bekerja sekuat tenaga? Apakah Anda pernah bekerja hingga Anda <em>ngedrop</em> dan tidak bisa melakukan apa-apa? Seringkali, menjadi pekerja keras adalah satu-satunya hal yang harus dilakukan untuk <em>survive.</em> Tetapi, Anda boleh jadi memaksakan diri Anda dengan berlebihan. Hal ini dikenal dengan istilah <em>overworking</em>.</p>



<p class="has-text-align-justify">Kerja kantoran dan kerja dari rumah tak ada bedanya. Setelah WFH akibat pandemi Covid-19, orang-orang mengalami stres yang sebelumnya tak pernah dirasakan, jenuh yang terus bertumpuk, dan pekerjaan yang menggunung. Bahkan, banyak perusahaan yang <em>ketar-ketir</em> melepas pekerja-pekerjanya dan mengurangi gaji akibat pandemi ini.</p>



<p class="has-text-align-justify">Tidak ada yang namanya pekerjaan yang sempurna. Entah itu <em>deadline</em> yang mendesak, target yang berlebih, hingga jadwal yang padat atau berubah-ubah. Cobalah untuk memikirkan sebentar saja, apakah pekerjaan Anda memberikan beban yang terlalu besar pada hidup Anda?</p>



<p><em>Overworking </em>adalah biang dari berbagai hal buruk dalam hidup. Kehilangan waktu luang, stres, dampak negatif pada kesehatan fisik dan mental, hubungan Anda dengan orang lain, bahkan kebahagiaan Anda. Kualitas hidup Anda dapat terjun bebas ke titik yang sangat rendah karena <em>overworking</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Masalah Kesehatan Fisik dari Stres Kerja</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh6.googleusercontent.com/WkvKEeB-8XaQn5WXE827v8syxXs2Xrtvy71zgvaTngV3APiTAn7_7uJuB4nQIZ1RZ8lWKuNU-zaPFwbeY-XFL1nioE4lRZ1UMUEiug2q_9lfmHVEmGmv1ecaxECaUwY8Tfu_cc-3" alt="" width="586" height="390"/><figcaption>Cr. Unsplash</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify"><a href="https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1388129/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Penelitian</a> menunjukkan bahwa ada hubungan antara stres kerja dan penyakit atau gangguan metabolisme. Orang-orang yang menderita sindrom ini lebih rentan terkena penyakit-penyakit serius seperti diabetes, stroke, dan penyakit jantung. </p>



<p class="has-text-align-justify"><a href="https://www.health.harvard.edu/blog/only-the-overworked-die-young-201512148815" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Penelitian lain</a> yang lebih baru dari Harvard Medical School juga menunjukkan bahwa jam kerja yang terlalu lama memiliki dampak buruk terhadap kesehatan. Beberapa penyakit yang dapat dihasilkan dari faktor kerja berlebih ini adalah stroke dan diabetes tipe 2 untuk pekerja dengan status sosial ekonomi yang rendah. </p>



<p class="has-text-align-justify">Usut punya usut, orang yang memiliki jam kerja di atas 55 jam dalam seminggu memiliki tingkat risiko serangan jantung sebesar 13 persen. Mereka juga 33 persen lebih rentan terhadap penyakit stroke dibanding orang-orang yang bekerja 35-40 jam dalam seminggu.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Dampak Kesehatan Mental <a href="https://thewomyn.com/2021/04/05/kenali-ciri-ciri-burnout/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Burnout</a></h2>



<p class="has-text-align-justify">Terlalu banyak bekerja atau <em>overworking</em> telah dikaitkan dengan masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan. Menurut anggapan WHO, depresi merupakan penyebab utama dari kecacatan dan disabilitas mental. Tak hanya itu, setiap tahunnya ada biaya besar yang berujung menjadi kerugian karena menurunnya produktivitas kerja akibat depresi dan kecemasan.</p>



<p>Baca juga: <a href="https://thewomyn.com/2021/03/31/inspirasi-fashion-office-work-simpel-dan-modis-cocok-untuk-ke-kantor/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Inspirasi Fashion Office Work Simpel dan Modis Cocok Untuk ke Kantor</a></p>



<h2 class="wp-block-heading">Masalah Overworking Pada Umumnya</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh6.googleusercontent.com/uhmXtC8uiAlYsSAV1IfxdiaZ_MXE4jQB_byt3zzkrZk9Hv_qqOK0t_uTSgdRXTRf3WgzuoT_6NzIqQ7hia2qMqHHWim8wZbOtwW1sl5NXlMK_2zmjZwBE3EAF7fhqgVRMmP2032m" alt="" width="620" height="371"/><figcaption>Cr. Unsplash</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify">Sebagaimana ditunjukkan dalam Healthline, <em>overoworking</em> dapat berujung pada kelupaan dan kehilangan waktu untuk makan teratur dan minum air putih. Penyakit yang berpotensi muncul karena hal ini adalah hipoglikemia dan dehidrasi. Mungkin konsekuensinya terlihat kecil, namun jika tidak ditanggulangi, kasusnya bisa fatal.</p>



<p class="has-text-align-justify">Stres dari pekerjaan kemungkinan besar mempengaruhi kualitas dan kuantitas tidur pekerja. Tak hanya itu, kemampuan belajar, nafsu makan, dan suasana hati juga terkena dampaknya.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Melansir dari <a href="https://www.psychologytoday.com/us/blog/high-octane-women/201311/the-tell-tale-signs-burnout-do-you-have-them" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Psychology Today</a>, ada beberapa tanda kelelahan yang jelas. Seseorang mungkin menunjukkan kelelahan fisik dan emosional, menjadi sinis, mudah marah, bekerja dengan tidak efektif, dan menurunnya pencapaian kerja. Gejala umum termasuk perasaan apatis dan putus asa, menjadi pesimis, hilangnya nafsu makan, dan banyak lainnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Gejala <em>overworking</em> yang paling umum:</h2>



<ul class="wp-block-list"><li>Kekurangan energi</li><li>Insomnia</li><li>Mengabaikan tidur</li><li>Mudah terganggu</li><li>Sistem kekebalan yang lemah</li><li>Suasana hati buruk</li><li>Berat badan meningkat atau berkurang</li><li>Kesulitan menyeimbangkan kehidupan kerja dan sosial</li></ul>



<p>Jadi, dengan mengingat hal ini, berikut adalah beberapa tips untuk berjaga-jaga agar tidak bekerja terlalu keras.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Menghindari Overworking</h2>



<p>1. Tetapkan batasan yang tegas</p>



<p class="has-text-align-justify">Baik Anda bekerja di kantor maupun di rumah, tetapkan batasan yang tegas antara mana yang merupakan area kerja Anda dan mana yang bukan. Terutama jika Anda WFH, alokasikan ruangan atau <em>space</em> tertentu untuk bekerja, agar sisa dari rumah Anda tetap terasa seperti rumah.</p>



<p>2. Setiap hari, fokuslah hanya pada tugas yang benar-benar penting</p>



<p class="has-text-align-justify">Jangan buang waktu Anda mengerjakan sesuatu yang bisa dikerjakan dua minggu lagi. Bukannya membiarkan tugas menumpuk, tapi justru memberikan struktur pada waktu kerja Anda. Dengan mengutamakan tugas-tugas yang <em>urgent</em>, Anda mengalokasikan waktu untuk diri Anda sendiri juga.</p>



<p>3. Katakan tidak pada tugas jika perlu</p>



<p class="has-text-align-justify">Jika Anda dihadapkan dengan tugas yang sesungguhnya tidak perlu dilakukan, entah itu sesuatu yang bukan bagian dari <em>job desc</em> Anda, atau tugas sampingan yang dibebankan pada Anda, beranikan diri untuk mengatakan tidak. Anda akan menyelamatkan diri Anda sendiri dengan menyingkirkan tugas-tugas yang tidak perlu Anda lakukan.</p>



<p>4. Beri tahu orang-orang yang tinggal dengan Anda</p>



<p class="has-text-align-justify">Baik Anda tinggal dengan rekan atau keluarga Anda, beri tahu mereka mengenai <em>workload</em> Anda. Dengan begitu, Anda dapat meminimalisir gangguan saat bekerja WFH, dan mendapatkan waktu luang yang sesuai dengan jadwal anggota keluarga Anda.</p>



<p>5. Minimalkan gangguan dalam pekerjaan</p>



<p class="has-text-align-justify">Gangguan bisa dalam bentuk apapun. Sosial media yang terus berdenting menunjukkan notifikasi, grup-grup Whatsapp yang tidak penting, bahkan peliharaan tetangga yang sering berisik. Gunakan headphones dan dengarkan musik yang membangkitkan semangat kerja Anda, dan matikan notifikasi dari aplikasi-aplikasi di luar pekerjaan.</p>



<p>6. Ambil istirahat makan siang</p>



<p class="has-text-align-justify">Jangan lupa makan, dan jangan makan di area kerja Anda! Hal ini tanpa perlu dijelaskan tentu penting, tak hanya demi kesehatan Anda tapi juga agar otak Anda tidak mengasosiasikan area kerja Anda dengan hal-hal lain.</p>



<p>7. Investasikan waktu untuk <em>Me Time</em></p>



<p class="has-text-align-justify">Sesekali, tak ada salahnya untuk mengambil hari libur dan memanfaatkannya untuk pijat, spa, atau sekadar rileks di rumah memasak makanan dan <em>streaming</em> film-film favorit Anda. <em>Your me-time is important, Ladies!</em></p>



<p>Akhir Kata</p>



<p class="has-text-align-justify">Bekerja memang penting, tapi waspadalah akan bahaya <em>overworking</em>. Bekerja berlebihan akan memberikan Anda stres yang memberatkan dan bahkan penyakit-penyakit yang tidak Anda inginkan. Oleh karena itu, atur area dan waktu kerja Anda dan jangan lupa alokasikan waktu untuk istirahat dan relaksasi!</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2021/04/27/overworking-kenali-pahami-dan-hindari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Every Help Matters! 8 Cara Ini Bisa Anda Lakukan untuk Membantu Women Empowerment</title>
		<link>https://thewomyn.com/2021/04/15/every-help-matters-8-cara-ini-bisa-anda-lakukan-untuk-membantu-women-empowerment/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2021/04/15/every-help-matters-8-cara-ini-bisa-anda-lakukan-untuk-membantu-women-empowerment/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jessica Aulia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Apr 2021 04:51:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Women Empowerment]]></category>
		<category><![CDATA[8 cara membantu women empowerment]]></category>
		<category><![CDATA[empowering]]></category>
		<category><![CDATA[women]]></category>
		<category><![CDATA[women wmpowerment]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=784</guid>

					<description><![CDATA[Ada gerakan besar di antara wanita untuk memberdayakan satu sama lain, mengamankan persamaan hak, menantang narasi gender, dan membangun masa depan yang lebih cerah. Gerakan &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-justify">Ada gerakan besar di antara wanita untuk memberdayakan satu sama lain, mengamankan persamaan hak, menantang narasi gender, dan membangun masa depan yang lebih cerah. Gerakan inilah yang disebut dengan istilah <em>women empowerment</em> atau pemberdayaan perempuan. </p>



<p class="has-text-align-justify">Gerakan pemberdayaan perempuan ini telah berkeliling dunia, dan banyak tokoh dan kampanye yang telah sukses menciptakan perubahan dan memberikan inspirasi bagi perempuan di seluruh dunia untuk menjadi individu yang berdaya.</p>



<p class="has-text-align-justify">Pemberdayaan atau empowerment dapat didefinisikan dalam beberapa cara, termasuk menerima sudut pandang perempuan, meningkatkan status perempuan melalui pendidikan, kesadaran akan permasalahan berbasis gender, peningkatan literasi, dan pelatihan kerja untuk wanita.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Sederhananya, pemberdayaan perempuan dapat didefinisikan sebagai proses mempromosikan rasa harga diri perempuan, kemampuan perempuan untuk menentukan pilihan mereka sendiri, dan hak perempuan untuk menjadi bagian yang relevan dalam masyarakat.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Kesetaraan akses dan pencapaian kualifikasi pendidikan diperlukan jika lebih banyak perempuan yang ingin menjadi agen perubahan. Literasi perempuan merupakan kunci penting untuk meningkatkan kesehatan, gizi, dan pendidikan dalam keluarga serta memberdayakan perempuan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan di masyarakat.</p>



<p class="has-text-align-justify">Gerakan pemberdayaan ini berkisar dari pengembangan kekuatan diri hingga efisiensi perempuan. Namun, pemberdayaan perempuan kini dapat <a href="http://americanscholarspress.us/journals/IFST/pdf/IFOTS-2-2013/IFOTS_v9_n2_art3.pdf">dikategorikan </a>menjadi lima bagian utama &#8211; sosial, pendidikan, ekonomi, politik, dan psikologis.</p>



<p>Baca juga: <a href="https://thewomyn.com/2021/04/03/financial-literacy-wanita-mandiri/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Yuk, Pahami Financial Literacy dan Jadilah Wanita Mandiri!</a></p>



<p class="has-text-align-justify">Namun, terlepas dari segala hal yang telah dilakukan dan dicapai dalam pergerakan ini, pemberdayaan perempuan masih tetap harus dilakukan ke depannya. Mengapa? Karena masih banyak perempuan di luar sana yang memerlukan bantuan untuk mengangkat diri mereka. Tak terkecuali di Indonesia atau di lingkungan sekitar Anda.</p>



<p class="has-text-align-justify">Oleh karena itu, dengarkan suara jiwa sosial Anda dan bantu proses pemberdayaan perempuan di sekitar Anda agar kita semua dapat menjadi lebih sejahtera dalam berbagai aspek kemanusiaan dan kehidupan. Berikut 10 cara yang dapat Anda lakukan untuk membantu!</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh4.googleusercontent.com/-ax6_sb-9dNzPpoE8qrsF2sWgKgmNyjAHgIwtbN-yWR6_YaeN_5QNWca6SaosEKETT2nJ7Eyuyv70sWnyQ_Z28EuOQaccRC9nEnqtafyXgMnnhs25L3R4Wg0dCyPCkI-wA6xhIyL" alt="" width="508" height="508"/></figure></div>



<h2 class="wp-block-heading">1. Tingkatkan harga diri sesama.&nbsp;</h2>



<p class="has-text-align-justify">Wanita yang berdaya dan <em>empowered</em> akan terus memberdayakan orang lain — jadi doronglah wanita di sekitar Anda, buat mereka merasa istimewa dan kuat. Dorong teman Anda untuk <em>speak up</em> dan pastikan mereka paham bahwa pendapat dan ekspresi mereka berharga agar mereka tidak ragu untuk menyuarakannya.</p>



<p class="has-text-align-justify">Jika Anda memiliki seorang anak perempuan, tanamkan apresiasi dirinya sejak usia dini. Perkenalkan anak Anda pada dunia sebagaimana Anda melihat dunia — yaitu tempat yang belum seringkali kejam pada perempuan, namun dapat berkembang menjadi tempat yang baik untuk semua orang.</p>



<p class="has-text-align-justify">Tanamkan nilai-nilai penting dari usia dini pada anak perempuan Anda agar ia tumbuh menjadi pribadi yang peduli sesama, yang dapat melihat dengan jelas ketidakadilan yang ada di dunia. Namun, ingat untuk tidak memaksakan pembelajaran ini ya, <em>Ladies!</em> Edukasikan anak perempuan (dan laki-laki) Anda dengan perlahan dan cara-cara yang sesuai usianya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">2. <em>Stay positive, Ladies!</em></h2>



<p class="has-text-align-justify">Perempuan di sebagian besar dunia masih dihadapkan dengan stereotipe yang membatasi hingga sekarang. Perempuan yang berpendidikan tinggi dianggap tidak <em>desirable</em> dan mengintimidasi. Wanita yang berpakaian sesuai keinginannya dianggap tidak senonoh dan tidak pantas. Wanita sering dianggap tak dapat bekerja dengan baik di dunia karir, bahkan hingga memiliki gaji di bawah pekerja pria. Wanita seringkali dinilai berdasarkan penampilannya daripada pengetahuan dan kemampuannya.</p>



<p class="has-text-align-justify">Tak hanya itu, banyak sekali tekanan sosial yang membuat perempuan terpuruk. Dorongan untuk selalu menjadi “kurus, putih, dan cantik”, terutama di Indonesia, masih sangat dirasakan perempuan. Stereotipe ini masih merajalela di media, dan gadis-gadis muda yang mudah percaya dapat jatuh ke dalam tekanan yang berbahaya.</p>



<p class="has-text-align-justify">Oleh karena itu, ingatkan perempuan-perempuan di sekitar Anda bahwa mereka tak perlu memenuhi “kriteria” tertentu untuk menjadi berharga. Bahwa menjadi manusia sudah cukup bagi mereka dan bagi semua orang untuk dapat dipandang dengan baik.</p>



<h2 class="wp-block-heading">3. Yuk, berbagi cerita</h2>



<p class="has-text-align-justify">Yang satu ini mungkin agak rumit, karena kejujuran untuk menceritakan sesuatu, terutama hal-hal yang traumatis, bisa menjadi tantangan besar untuk siapa saja. Namun, saling memberikan tempat aman untuk bercerita tentang ketidakadilan gender bisa menjadi cara yang sangat baik untuk mengembangkan diri perempuan. Tak hanya untuk <em>get over</em> permasalahan yang pernah mereka hadapi, tapi juga untuk saling mengerti dan menyadari bahwa kita tak sendiri.</p>



<p class="has-text-align-justify">Jika memungkinkan, jangan malu untuk menyuarakan keadilan di sekitar Anda di berbagai media. Jika di dunia tidak ada wanita-wanita yang lantang menyuarakan permasalahan berbasis gender seperti Rosa Parks, Susan B. Anthony, dan Malala Yousafzai, gerakan pemberdayaan wanita tak akan ada di titiknya sekarang.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Berbagi cerita Anda sendiri itu penting, tetapi mendengarkan cerita dan pengalaman wanita lain juga sama pentingnya. Ada banyak sekali sumber daya yang menyediakan ruang untuk membaca, mendengarkan, dan berbagi narasi wanita.&nbsp;</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh6.googleusercontent.com/vyezcZH3UV2npkWc8zglUkzwNuTp-1j4OlMFqVAT53AEWGb3dq-HogjSTaKs45hkbqjaY-gDtmcZGaJVMXCx4ZwuUYfkDo6fOYlvs7TwYViFS49ZUQFV31rFsvATvKB3fBIzBTr6" alt="" width="495" height="330"/></figure></div>



<h2 class="wp-block-heading">5. Memimpin dengan memberi contoh.</h2>



<p class="has-text-align-justify">Ini adalah salah satu cara terpenting untuk memberdayakan wanita. Wanita muda sangat dipengaruhi oleh panutan mereka, jadi pastikan Anda menjadi model yang baik untuk perempuan di sekitar Anda.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Rayakan berbagai jenis kecantikan, kemanusiaan, dan positivitas dalam hidup. Berdayakan wanita dengan kebaikan dan kekuatan, dan dorong wanita untuk mewujudkan aspirasinya. Bahkan jika hanya melalui sosial media seperti Facebook dan Instagram, siapa yang tahu ada berapa gadis yang akan terinspirasi oleh cerita Anda?</p>



<h2 class="wp-block-heading">7. Bantulah pendidikan perempuan</h2>



<p class="has-text-align-justify">Ada banyak cara untuk melakukan kegiatan pendidikan sukarela di daerah-daerah yang akses pendidikannya kurang. Anda bisa mengajarkan calistung untuk anak-anak dan bahkan cara membuat kerajinan untuk ibu-ibu rumah tangga sebagai bentuk pelatihan.</p>



<p class="has-text-align-justify">Tak hanya itu, jika Anda memiliki spesialisasi tertentu, Anda dapat mengadakan kelas-kelas <em>online</em> serupa webinar atau <em>workshop</em> untuk membantu meningkatkan kemampuan perempuan di sekitar Anda yang memiliki kegemaran yang sama.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh3.googleusercontent.com/ELR47mCjX__3kpL5ICFpfIsTLapBWuD9SSGFW9Mm0RboIxMmcQz3qN6a4IcjBn7uhz64CFgMTRdKF1JZ4XH30imB2OluwPRgyCRx4PkZ9EYFSOGxg1mKkFVb-Ft1o6yrCvuIh0zp" alt="" width="538" height="359"/></figure></div>



<h2 class="wp-block-heading">8. Mendukung bisnis yang dijalankan perempuan.</h2>



<p class="has-text-align-justify">Tunjukkan dukungan Anda dengan membantu bisnis-bisnis yang dijalankan oleh wanita di sekitar Anda. Beli produk mereka, rekomendasikan ke rekan-rekan Anda, dan promosikan dengan cara apapun yang Anda bisa. Dengan melakukan semua hal itu, Anda tak hanya membantu bangkitnya bisnis mereka, tapi juga meningkatkan <em>networking</em> Anda di dunia bisnis. Keuntungan mutual yang menggiurkan!</p>



<p class="has-text-align-justify">Itu dia 8 cara yang dapat Anda lakukan untuk membantu <em>women empowerment</em> atau pemberdayaan perempuan di sekitar Anda. Kira-kira mana saja yang sudah Anda lakukan dan mana yang akan mulai Anda lakukan? Tinggalkan komentar mengenai pengalaman Anda membantu memberdayakan perempuan!&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Akhir kata, <em>stay positive, Ladies</em>! Ketidaksetaraan gender boleh jadi masih ada, tapi wanita-wanita dan aktivis di seluruh dunia siap melawan dan meruntuhkannya, hingga mewujudkan dunia yang harmonis dan adil untuk semua orang.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2021/04/15/every-help-matters-8-cara-ini-bisa-anda-lakukan-untuk-membantu-women-empowerment/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penjelasan Lengkap Fast Fashion: Seburuk Apa Sih, Sebenarnya?</title>
		<link>https://thewomyn.com/2021/04/12/penjelasan-lengkap-fast-fashion-seburuk-apa-sih-sebenarnya/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2021/04/12/penjelasan-lengkap-fast-fashion-seburuk-apa-sih-sebenarnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jessica Aulia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Apr 2021 05:55:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Fast Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Fast Fashion]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=787</guid>

					<description><![CDATA[Apa sih fast fashion itu? Apakah Anda pernah membeli baju dari merek-merek besar? Ada berapa jumlah pakaian di lemari Anda yang masih sering Anda pakai, &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading">Apa sih <em>fast fashion </em>itu?</h2>



<p class="has-text-align-justify">Apakah Anda pernah membeli baju dari merek-merek besar? Ada berapa jumlah pakaian di lemari Anda yang masih sering Anda pakai, dan tidak terlantar di dalam lemari saja? Apakah Anda sering membeli pakaian baru, hingga berbelanja setiap minggu? Jika iya, besar kemungkinannya Anda berkontribusi pada keburukan <em>fast fashion.</em></p>



<p class="has-text-align-justify"><a href="https://www.investopedia.com/terms/f/fast-fashion.asp"><em>Fast fashion</em></a> adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan model bisnis yang sangat menguntungkan berdasarkan meniru tren catwalk dan desain fashion tinggi, serta memproduksinya secara massal dengan biaya rendah. Istilah <em>&#8216;fast fashion&#8217;</em> juga digunakan untuk menggambarkan produk model bisnis yang diproduksi massal dengan cepat dan dalam jumlah besar pada umumnya.</p>



<p class="has-text-align-justify">Sederhananya, <em>fast fashion </em>adalah istilah yang digunakan untuk praktik produksi besar-besaran yang tidak memperhatikan aspek kerusakan lingkungan dan kesejahteraan pekerja. Hal itu dilakukan demi memproduksi pakaian dan mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh3.googleusercontent.com/xgL_FwJa5NdU_CZNWpLVus-B54oEJp4k44GQqKpQEIJMgIh5h2gWaDu3060a-46uX8ckSbJ9jCDtooG7Z1DoAdiJs_1pizjl2EG4o7ZDY9lbcsa1CMsqCcMzuSa3YeHIv9CCSlGF" alt="" width="618" height="412"/></figure></div>



<h2 class="wp-block-heading">Mengapa <em>fast fashion </em>buruk?</h2>



<p class="has-text-align-justify">Melansir dari Pebble Magazine, produk sampingan dari pabrik tekstil di negara-negara yang memproduksi barang-barang <em>fast fashion</em> secara massal adalah air limbah beracun yang tidak diolah. Zat-zat seperti timbal, merkuri dan arsen yang sangat berbahaya bagi kehidupan akuatik dan manusia. Air limbah dari pabrik pakaian dibuang langsung ke sungai dan menyebabkan kerusakan alam.</p>



<p class="has-text-align-justify">Dilansir borgenmagazine.com, <em>Fast fashion</em> menyumbang 10% dari semua emisi karbon di dunia dan merupakan industri terbesar kedua dalam hal polusi di belakang industri minyak. Kecepatan produksi merupakan faktor utama dalam perusakan dan pencemaran lingkungan. Jadi, polusi hanyalah salah satu efek negatif dari <em>fast fashion</em>.</p>



<p class="has-text-align-justify">Konsumsi pakaian yang cepat dan kebutuhan untuk mengantarkan dalam siklus tren yang pendek menekan sumber daya produksi. Hal ini seringkali mengakibatkan perusahaan-perusahaan mengutamakan keuntungan di atas kesejahteraan manusia; para pekerja mereka.</p>



<p class="has-text-align-justify">Untuk membuat pakaian yang murah dan mudah didapat, bahan baku dan kain yang digunakan untuk membuat pakaian juga harus murah. Kain murah ini terbuat dari bahan bakar fosil yang tidak terbarukan dan disebut tekstil petrokimia.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Mereka membutuhkan energi dan sumber daya yang sangat besar untuk diproduksi. Begitu besar hingga perusahaan-perusahaan besar dengan senang hati mengorbankan kesejahteraan pekerja-pekerjanya demi memproduksi pakaian sebanyak mungkin, semurah mungkin, dalam waktu yang secepat mungkin.</p>



<p class="has-text-align-justify">Menurut <a href="https://www.thegoodtrade.com/features/what-is-fast-fashion" target="_blank" rel="noreferrer noopener">The Good Trade</a>, saat ini, merek-merek penghasil <em>fast fashion </em>dapat menghasilkan hingga 52 “musim mikro” dalam satu tahun, atau satu “koleksi” setiap minggunya. Merek Zara menjadi pencetus dari hal ini, ketika Zara beralih ke pengiriman barang baru setiap dua minggu sekali. </p>



<p class="has-text-align-justify">Sejak saat itu, merek-merek lain turut mengikuti trend tersebut dan membentuk kebiasaan untuk memiliki persediaan dalam jumlah besar. Hal ini agar mereka tak perlu mengkhawatirkan kehabisan pakaian yang dijual.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify"><em>Fast fashion </em>juga memiliki aspek buruk dari tendensinya untuk meniru <a href="http://jkom.upnjatim.ac.id/index.php/jkom/article/download/10/8/#:~:text=Fashion%20streetwear%20merupakan%20sebuah%20mode%20atau%20gaya%20berpakaian%20khas%20fashion,berbagai%20kebudayaan%20jalanan%20di%20dalamnya." target="_blank" rel="noreferrer noopener">“<em>streetwear”</em></a> dan <em>fashion week</em> secara langsung. Dengan begitu, merek-merek dapat menciptakan gaya pakaian baru setiap minggu, bahkan setiap hari. Di satu sisi hal ini digunakan agar pembeli selalu dapat menemukan pakaian yang sesuai dengan tren. Tapi justru tren inilah yang bermasalah.</p>



<p class="has-text-align-justify">Merek-merek besar menjadi penyebab utama dari praktik produksi berlebih. Menurut Vox.com, merek-merek besar dapat menghasilkan hingga 150 miliar pakaian setiap tahunnya secara global. Dan hampir tiga dari setiap lima pakaian yang diproduksi berakhir di tempat penampungan sampah, tak terpakai karena sudah tidak “nge-<em>trend</em>”.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa yang bisa dilakukan?</h2>



<p>Untuk mengurangi dampak buruk dari <em>fast fashion,</em> sesungguhnya perubahan terbesar dilakukan dalam industri fashion itu sendiri. Namun, individu-individu seperti Anda yang merupakan pembeli dari produk mereka dapat berkontribusi mengurangi dampak buruk dari <em>fast fashion</em> dengan cara-cara berikut:</p>



<ol class="wp-block-list"><li>Beli lebih sedikit</li></ol>



<p class="has-text-align-justify">Konsumerisme bisa menjadi permasalahan yang besar untuk seseorang, untuk lingkungan, dan untuk dunia. Dengan membeli lebih sedikit pakaian, Anda tidak hanya membantu mengurangi dampak buruk <em>fast fashion,</em> tapi juga mengubah <em>lifestyle </em>Anda menjadi lebih hemat.</p>



<ol class="wp-block-list" start="2"><li>Beli pakaian yang lebih berkualitas</li></ol>



<p class="has-text-align-justify">Membeli satu pakaian yang bisa bertahan selama bertahun-tahun lebih baik daripada membeli pakaian yang akan rusak dalam waktu kurang dari setahun. Pastikan Anda membeli pakaian yang kualitasnya memastikan jangka waktu pemakaiannya tidak mengharuskan Anda untuk membeli lebih banyak di masa depan.</p>



<ol class="wp-block-list" start="3"><li>Pertimbangkan kembali sebelum membuang pakaian Anda</li></ol>



<p class="has-text-align-justify">Daripada membuang pakaian yang sudah tidak Anda pakai, Anda dapat mendonasikannya pada mereka yang tidak mampu. Hal ini tak hanya memotong rantai <em>fast fashion</em>, tapi juga suatu kebajikan yang dapat Anda lakukan untuk orang lain.</p>



<ol class="wp-block-list" start="4"><li>Beli pakaian bekas atau <em>second-hand</em></li></ol>



<p class="has-text-align-justify">Jangan malu membeli pakaian bebas! Baik di pasar maupun secara <em>online</em>, ada banyak penjual pakaian bekas yang menawarkan pakaian berkualitas dengan harga yang jauh lebih terjangkau daripada merek-merek besar.</p>



<ol class="wp-block-list" start="5"><li>Hati-hati saat mencuci baju</li></ol>



<p class="has-text-align-justify">Bahkan hal sesederhana mencuci baju Anda memiliki dampak besar pada lingkungan. Perhatikan cara Anda mencuci baju Anda. Apakah Anda membuang air sabun dan bekas cucian begitu saja? Apakah Anda memiliki filtrasi air agar air limbah rumah tangga Anda tidak mencemari lingkungan?</p>



<p class="has-text-align-justify">Itulah dia penjelasan lengkap dan mendalam mengenai <em>fast fashion,</em>mengapa <em>fast fashion</em> itu buruk, dan bagaimana Anda dapat membantu mengurangi dampak buruk dari <em>fast fashion. </em>Bagaimana, <em>Ladies</em>? Kira-kira perubahan apa yang akan Anda lakukan setelah membaca artikel ini? Bagikan cerita Anda di kolom komentar, kami akan sangat senang melihatnya!</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2021/04/12/penjelasan-lengkap-fast-fashion-seburuk-apa-sih-sebenarnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Hal yang Dapat Dilakukan untuk Mempererat Hubungan Ibu dan Anak Perempuan</title>
		<link>https://thewomyn.com/2021/04/07/5-hal-untuk-mempererat-hubungan-ibu-dan-anak-perempuan/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2021/04/07/5-hal-untuk-mempererat-hubungan-ibu-dan-anak-perempuan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jessica Aulia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Apr 2021 00:13:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[anak perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan ibu dan anak perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[ibu dan anak]]></category>
		<category><![CDATA[parenting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=749</guid>

					<description><![CDATA[Hubungan Ibu dan anak perempuannya, seringkali, bukanlah hal yang sederhana. Ada yang sejak kecil dekat seperti sepatu yang selalu berpasangan, ada yang hanya mengobrol mengenai &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-justify">Hubungan Ibu dan anak perempuannya, seringkali, bukanlah hal yang sederhana. Ada yang sejak kecil dekat seperti sepatu yang selalu berpasangan, ada yang hanya mengobrol mengenai hal-hal tertentu, bahkan ada juga yang bermusuhan dan tidak berbicara.</p>



<p class="has-text-align-justify">Mungkin Anda baru saja mendapatkan kabar bahagia kehamilan Anda, mungkin gadis kecil Anda baru menginjak usia setahun, atau mungkin anak perempuan Anda kini beranjak remaja.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Melihat anak perempuan Anda tumbuh adalah proses yang menakjubkan, tapi bukan tanpa tantangan. Orang-orang bilang, <em>the days are long but the years are short.</em> Hari-hari membesarkan anak Anda mungkin terasa berat dan panjang, tapi suatu waktu Anda akan melihat mereka tumbuh dewasa dan bertanya-tanya, <em>sejak kapan anakku sudah sebesar ini?</em></p>



<p class="has-text-align-justify">Tidak bisa dipungkiri, stereotipe tentang Ibu yang merupakan sosok lembut dan penuh pengertian memiliki pengaruh besar pada hubungan ibu dan anak, terutama kepada anak perempuan karena latar belakang gender yang sama.</p>



<p class="has-text-align-justify">Maka dari itu, terlepas bagaimana dinamika hubungan anda sebagai ibu dengan anak perempuan anda, atau sebagai anak perempuan dengan ibu anda, berikut adalah beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mempererat hubungan yang ada.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Sadari Masalah yang Ada</h2>



<p class="has-text-align-justify">Dalam menjaga suatu hubungan, yang paling penting adalah untuk menjaga kewaspadaan Anda akan setiap masalah yang bisa datang. Tidak terkecuali hubungan ibu dan anak perempuannya. Sebelum mencari solusi, Anda harus menyadari, mengakui, dan memahami terlebih dahulu masalah yang ada.</p>



<p class="has-text-align-justify">Semisal, anak perempuan Anda sedih karena ia tak bisa merayakan ulang tahunnya tahun ini dikarenakan pandemi Covid-19. Jangan menganggap remeh dan memberitahu anak Anda bahwa itu bukanlah masalah besar.</p>



<p class="has-text-align-justify">Anak perempuan Anda masih dalam masa pertumbuhan, dan perayaan ulang tahun masih sesuatu yang penting untuk dirinya. Bagi anak Anda, boleh jadi yang terpenting dari perayaannya adalah untuk bertemumenemui teman-temannya.</p>



<p class="has-text-align-justify">Oleh karena itu, bicarakan dengan anak perempuan Anda mengenai alternatif lain agar ia bisa tetap merasakan kebahagiaan dari hal yang penting baginya. Tak peduli menurut Anda masalahnya seremeh apa, banyak hal yang pentingnya tiada dua bagi anak Anda.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Ingat Bahwa Perbedaan Pendapat Tidak Dapat Dihindari</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" src="https://lh6.googleusercontent.com/wNx3gLwE7Y-nHKghmpdObWhpYbp6gmq6eZxNWVh3oJI_fRM3xeFQBylWgfWjS2AZZUJnmbMPpCD6xW5M4beCfvQlOGQk65jAG_F9P3_dwsTc5FUspW_QQhTwHBqfHAy8zLdMckfm" alt=""/><figcaption>Gambar: <a href="https://www.680news.com/fight-argue-mother-daughter-rude/" data-type="URL" data-id="https://www.680news.com/fight-argue-mother-daughter-rude/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">680 News</a></figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify">Mungkin Anda tengah mengajarkan anak perempuan Anda untuk makan sayur, dan anak Anda protes dengan menyalahkan rasa sayur yang pahit dan tidak enak. Mungkin Anda sedang berusaha meyakinkan anak perempuan Anda bahwa ia membutuhkan bimbingan belajar, namun ia berkata, “Tapi Ibu, aku tidak mau.”</p>



<p class="has-text-align-justify">Apapun perihalnya, perselisihan pendapat adalah hal yang tak terhindarkan dalam hidup manusia. Terkadang, hal ini bisa tumbuh menjadi perdebatan besar yang berujung dalam pertengkaran dan amarah.</p>



<p class="has-text-align-justify">Untuk menghindari itu, selalu ingat untuk tidak memaksakan pendapat Anda pada anak, namun memperkenalkannya dengan perlahan. Mungkin Si Kecil hanya perlu memahaminya dengan perlahan, mungkin ia hanya ingin menunjukkan bahwa dirinya bisa menjadi kritis dan berbeda dengan Ibunya.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Apapun alasan di baliknya, Anda tidak akan tahu sampai Anda menanyakannya dengan baik-baik dan nada yang lembut.&nbsp;</p>



<h2 class="wp-block-heading">Anak Perempuan Bukanlah <em>Copy-paste</em> dari Ibunya</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh5.googleusercontent.com/NDJIgCM2p8EcSlgPHRMwAzWL8obhasJeUs1a41qsgoxjU0XohYSxtNhPmsG83pp-3Xh3oxuAGSbRBcqFTZairXwG-Ms2K3JpDG-dYvpGUcVGiQQgEQJFOCwmBoBpA7FYyO6SJCzk" alt="" width="656" height="441"/><figcaption>Sumber gambar: Katia Gerrard, unsplash.com</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify">Buah memang jatuh tak jauh dari pohonnya, tapi buah bukanlah pohonnya. Tidak adil jika Anda memandang anak perempuan Anda sebagai diri Anda yang kedua. Hal ini bisa sangat berpotensi merusak hubungan ibu dan anak perempuannya.</p>



<p class="has-text-align-justify">Permasalahan ini seringkali tidak disadari oleh para ibu, dengan berbagai alasan mulai dari kecemasan, ekspektasi, hingga ketakutan-ketakutan tertentu. Yang jelas, ketika seorang Ibu memandang anak perempuannya sebagai <em>copy-paste</em> dari dirinya, maka ia memberi ruang yang sangat sempit bagi anaknya untuk tumbuh.</p>



<p class="has-text-align-justify">Anak akan merasa terbatasi dan terkekang dalam mencari jati dirinya sendiri. Karena itu, hubungan ibu dan anak perempuan berpotensi menjadi tidak stabil.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Sebagai contoh, anak perempuan Anda bisa saja diam-diam memberontak karena Anda terlalu membatasinya, dengan alasan bahwa dulu orang tua Anda pun memberikan batasan-batasan yang sama. Tapi,&nbsp; tentu saja logika tersebut tidak adil.</p>



<p class="has-text-align-justify">Tak hanya karena zaman telah berubah, tapi juga karena Anda hanya akan memperpanjang siklus yang buruk, atau menciptakan anak perempuan yang memiliki tendensi untuk memberontak, hingga merusak hubungan yang ada.</p>



<p class="has-text-align-justify">Maka dari itu, pastikan bahwa batasan yang Anda berikan pada anak perempuan Anda tidak berlebihan. Ingat bahwa anak perempuan Anda bisa memiliki sudut pandang, kebutuhan, keinginan, dan mimpi yang berbeda dengan Anda.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Bergeraklah Menuju Hubungan yang Lebih Baik</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh6.googleusercontent.com/Ve49A293DZaLRmMyEjhRVs_Kx0pmi8cv7DVafABZBb6p0Wmd6flFWnGwBh2Y5YE-64bgnCxVCh9r2u0TomHPtDGE9IauWOPKhf-jwPGOnSujKP4MS8xYHhedeTTKUs-DzdWulWh5" alt="" width="534" height="800"/><figcaption>Gambar: Mathilde Langevin, unsplash.com</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify"><em>Make the first move!</em> Terutama ketika anak perempuan Anda beranjak remaja, banyak hal akan terjadi yang membuatnya memandang hidup dan dunia dengan lensa yang baru, dengan cara pandang yang lebih dewasa. Anda mungkin masih ingat bagaimana Anda sendiri melalui proses ini waktu muda dulu.</p>



<p class="has-text-align-justify">Jangan ragu untuk bergerak duluan dalam mempererat hubungan ibu dan anak perempuan. Anda sebagai Ibu justru sudah semestinya menjadi sisi yang paling aktif dalam dinamika hubungan tersebut.</p>



<p class="has-text-align-justify">Dekati anak perempuan Anda dan tanyakan bagaimana perasaannya hari ini, apakah ia baik-baik saja, tanyakan apa yang sedang ia pikirkan dan apa saja yang ia lakukan. Jadilah yang mengetuk pintu hatinya ketika ia menyendiri karena kesedihan.</p>



<p class="has-text-align-justify">Eits, tapi jangan berlebihan! Beri ruang bagi gadis kecil Anda untuk merasakan emosi-emosi yang baru ia belajar untuk dikunyahkunyah dan dicernacerna. Bicarakan dan bantu ia dengan persetujuannya. Jika ia belum ingin membicarakan tentang masalahnya, maka jangan memaksakan anak perempuan Anda.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Jangan Berekspektasi Terlalu Tinggi</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh3.googleusercontent.com/KaHOAXrB36fLhfTjeoaX9-x856uLMxumYXQifvEXOQgKn_IzLPBuT2m2jRsQ2Ia7e8msjgwT9K9L239xICiMVMPZY3y5Rr29xOa2OiZAmrjXRa6RXEQABLKIvc21YUmQaF2oXGAD" alt="" width="534" height="800"/><figcaption>Gambar: Mathilde Langevin, unsplash.com</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify">Sejalan dengan poin ketiga, ingatlah untuk tidak mengekspektasikan terlalu banyak hal dari anak perempuan Anda. Terutama anak pertama perempuan, biasanya, tanpa dibicarakan pun sudah merasakan beban yang berbeda dengan adik-adiknya.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Perhatikan perasaan dan pemikiran Anda mengenai pilihan-pilihan yang dibuat dalam keluarga Anda, entah itu mengenai hal-hal sepele seperti ingin memulai les gitar, atau tidak membelikannya terlalu banyak mainan.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Jangan menentukan tenggat untuk pencapaian anak perempuan Anda. Dalam hubungan Ibu dan anak perempuan yang baik, selalu ada Ibu yang bersabar dan membiarkan anaknya mencari jalan hidupnya sendiri dan merasakan apa yang perlu ia rasakan.</p>



<p class="has-text-align-justify">Sekian 5 hal yang dapat Anda lakukan untuk mempererat hubungan ibu dan anak perempuan, menarik, bukan? Anda bisa mendiskusikan mengenai artikel ini dengan gadis cilik Anda atau membicarakannya dengan partner Anda, bertukar pikiran dan melihat mana yang paling cocok untuk Anda. <em>Stay positive, Ladies</em>!</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2021/04/07/5-hal-untuk-mempererat-hubungan-ibu-dan-anak-perempuan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Awas! Kenali Ciri-ciri Burnout Sebelum Kejadian!</title>
		<link>https://thewomyn.com/2021/04/05/kenali-ciri-ciri-burnout/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2021/04/05/kenali-ciri-ciri-burnout/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jessica Aulia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Apr 2021 19:24:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Wellnes]]></category>
		<category><![CDATA[burnout]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan fisik]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan mental]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=765</guid>

					<description><![CDATA[Seperti yang umum diketahui, orang yang berjuang untuk mengatasi stres di tempat kerja berpotensi mengalami kelelahan berlebih. Kelelahan dapat membuat seseorang merasa terkuras, kosong, dan &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-justify">Seperti yang umum diketahui, orang yang berjuang untuk mengatasi stres di tempat kerja berpotensi mengalami kelelahan berlebih. Kelelahan dapat membuat seseorang merasa terkuras, kosong, dan tidak mampu melakukan hal lain dalam hidup di luar pekerjaan. Kelelahan inilah yang kini dikenal dengan istilah <em><a href="https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/burnout/art-20046642" target="_blank" rel="noreferrer noopener">burnout.</a></em></p>



<p class="has-text-align-justify"><em>Burnout</em> dapat disertai dengan berbagai gejala kesehatan mental dan fisik di samping kelelahan. Jika tidak ditangani, <em>burnout</em> dapat mengganggu kemampuan Anda untuk berfungsi dengan baik dalam keseharian Anda. Oleh karena itu, yuk simak terus artikel ini!</p>



<p class="has-text-align-justify"><em>“Burnout&#8221;</em> sebenarnya adalah istilah yang tergolong baru, pertama diciptakan pada tahun 1974 oleh <a href="https://www.healthline.com/health/tips-for-identifying-and-preventing-burnout#whats-burnout" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Herbert Freudenberger</a>, dalam bukunya, <em>Burnout: The High Cost of High Achievement.</em> Sederhananya, jika Anda merasa lelah, mulai merasa malas memikirkan pekerjaan Anda, dan mulai merasa kurang mampu dalam bekerja,  maka Anda dalam perjalanan menuju <em>burnout.</em></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh4.googleusercontent.com/0rOP3x_ZExQhCD8QJMQlooH5ZsvYDM9l3eNPv5KRZkuM-qXyQKjBMpt97elKUeg7JMHf7lxHLvboQcKbig0Q9eGgZqkYtXQpTe6Fp1O9MUayH-3oQ21cXOj5EP_sOzvs0ZYiAoR4" alt="" width="624" height="416"/><figcaption>unsplash.com</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify">Eits, jangan salah sangka. Stres yang dapat menyebabkan <em>burnout</em> bukan hanya stres dari dunia kerja, tapi juga dari aspek lain dalam kehidupan Anda. Kecenderungan perfeksionisme dan pesimisme, serta gaya hidup yang kurang teratur dapat menyebabkan Anda mengalami <em>burnout</em>.</p>



<p>Baca juga: <a href="https://thewomyn.com/2021/04/03/financial-literacy-wanita-mandiri/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Yuk, Pahami Financial Literacy dan Jadilah Wanita Mandiri!</a></p>



<p class="has-text-align-justify">Sebelum <em>burnout</em> menerjang dan mengganggu hidup Anda, yuk kenali dan ketahui cara mengatasinya! Melansir dari Healthline.com, berikut adalah ciri-ciri dari <em>burnout</em>:</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Ciri-Ciri </strong><strong><em>Burnout</em></strong></h2>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>1. Rasa lelah dan hilangnya semangat untuk bekerja</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify">Salah satu ciri <em>burnout</em> adalah hilangnya semangat bekerja dan minat terhadap pekerjaan yang sedang dikerjakan. Anda merasa lelah memikirkan semua hal yang harus dikerjakan, baik di kantor maupun di rumah. Memaksakan diri Anda untuk bekerja dalam kondisi ini akan menguras banyak energi dan menghasilkan kelelahan berlebih.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>2. Muak dengan pekerjaan yang harus dilakukan</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify"><em>Burnout</em> bisa menyebabkan stres dan rasa frustrasi saat bekerja. Anda menjadi sulit berkonsentrasi, merasa tidak kompeten, terbebani, dan akhirnya muak dengan pekerjaan Anda. Tak hanya di lingkungan kerja, perasaan muak juga muncul terhadap urusan rumah tangga seperti membereskan rumah, mencuci, memasak, dan banyak lainnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>3. Performa kerja menurun</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify">Ciri selanjutnya dari <em>burnout</em> adalah berkurangnya performa Anda dalam bekerja. Semisal, tugas yang asalnya bisa Anda kerjakan sebelum <em>deadline</em>, justru jadi melewati <em>deadline</em> karena Anda kelelahan dan stres. Hal ini dipicu oleh dua poin yang dijelaskan sebelumnya.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>4. Mudah marah</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify">Jika Anda sedang merasakan <em>burnout, </em>Anda akan cenderung mudah marah, apalagi jika hal-hal tidak berjalan sesuai dengan ekspektasi Anda. Kelelahan, rasa muak, stres, dan penurunan kinerja menjadi suatu siklus yang saling memperparah satu aspek ke aspek lainnya.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>5. Menarik diri dari lingkungan sosial</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify">Stres dan frustrasi akan pekerjaan membuat penderita <em>burnout </em>bersikap sinis terhadap orang-orang yang bekerja dengan mereka.</p>



<p>Pekerjaan yang digelutinya dianggap sebagai beban hidup sehingga membuat mereka enggan atau berhenti bersosialisasi dengan rekan kerja, teman, maupun anggota keluarga yang terlibat dalam pekerjaan tersebut.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>6. Mudah sakit</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify"><em>Burnout</em> yang tidak diatasi dengan baik dapat menurunkan imunitas tubuh. Kondisi ini dapat membuat Anda rentan terkena flu, pilek, sakit kepala, dan sakit perut. Selain itu, Anda juga lebih potensial mengalami depresi, kecemasan, dan penyakit mental lainnya.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/stil-flRm0z3MEoA-unsplash-edited-scaled.jpg" alt="" class="wp-image-767" width="532" height="398" srcset="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/stil-flRm0z3MEoA-unsplash-edited-scaled.jpg 2560w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/stil-flRm0z3MEoA-unsplash-edited-300x225.jpg 300w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/stil-flRm0z3MEoA-unsplash-edited-1024x768.jpg 1024w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/stil-flRm0z3MEoA-unsplash-edited-768x576.jpg 768w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/stil-flRm0z3MEoA-unsplash-edited-1536x1153.jpg 1536w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/stil-flRm0z3MEoA-unsplash-edited-2048x1537.jpg 2048w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/stil-flRm0z3MEoA-unsplash-edited-80x60.jpg 80w" sizes="(max-width: 532px) 100vw, 532px" /><figcaption>unsplash.com</figcaption></figure></div>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Cara Mengatasi </strong><strong><em>Burnout</em></strong></h2>



<p class="has-text-align-justify"><em>Burnout</em> yang tidak teratasi dengan baik dapat berdampak buruk terhadap kesehatan fisik dan mental Anda. Oleh karena itu, jika gejala atau ciri-ciri <em>burnout</em> muncul, Anda <a href="https://www.alodokter.com/ciri-ciri-burnout-dan-cara-mengatasinya">disarankan</a> untuk mengatasinya dengan langkah-langkah berikut ini:</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Buat prioritas</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify">Prioritaskan pekerjaan yang paling penting di atas yang bisa dikesampingkan untuk nanti. Dengan begini, Anda menanggulangi stres sebelum stres datang ketika pekerjaan menumpuk.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Komunikasikan dengan atasan dan/atau rekan kerja Anda</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify">Orang-orang penting di lingkungan kerja Anda perlu diberitahu jika semisal Anda merasa was-was dan risau terhadap kesehatan Anda. Sebelum Anda mengalami <em>burnout</em> dan menyebabkan kesulitan di kantor, ada baiknya Anda menyampaikan pada atasan Anda bahwa Anda mengalami ciri-ciri dari <em>burnout</em>.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Apresiasi diri Anda sendiri</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify">Tiada hari tanpa <em>self-appreciation!</em> Meski dalam keadaan lelah, Anda dapat menunjukkan sedikit apresiasi dan cinta pada diri Anda sendiri dengan berbagai cara, mulai dari yang sederhana sampai yang mewah dan menggoda. Anda dapat memasak masakan baru untuk diri Anda sendiri, atau pergi liburan untuk beberapa hari.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Curhat itu penting, <em>Ladies!</em></strong></h3>



<p class="has-text-align-justify">Cobalah untuk menceritakan mengenai kelelahan dan stres Anda kepada teman terdekat atau keluarga Anda. Seringkali, membicarakan tentang keluhan Anda dapat membantu Anda menemukan solusi yang paling tepat untuk mengatasinya.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Jaga keseimbangan hidup</strong></h3>



<p class="has-text-align-justify"><em>Live a balanced life, Ladies</em>. Jaga hidup Anda agar selalu seimbang dengan memperhatikan aspek-aspek dalam gaya hidup Anda. Hal ini termasuk pola makan yang teratur, berolahraga, bersenang-senang atau <em>quality time</em> dengan keluarga dan teman-teman, dan kehidupan karir Anda. </p>



<p class="has-text-align-justify"><em>Burnout</em> adalah kondisi ketika Anda sudah terlalu lelah untuk tetap positif dan produktif dalam bekerja. Orang-orang perfeksionis dan <em>overachiever</em> seringkali mengalami <em>burnout</em> karena mereka memaksakan diri untuk mengerjakan banyak hal. <em>Burnout</em> memiliki beberapa gejala serupa dari kondisi kesehatan mental, seperti depresi.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Oleh karena itu, apabila ciri-ciri <em>burnout</em> muncul, segera atasi dengan cara-cara yang telah kami rekomendasikan di atas ya, <em>Ladies!</em> Jika cara tersebut telah diterapkan tapi Anda masih tetap mengalami <em>burnout</em>, cobalah berkonsultasi kepada psikolog untuk mendapatkan penanganan yang tepat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2021/04/05/kenali-ciri-ciri-burnout/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yuk, Pahami Financial Literacy dan Jadilah Wanita Mandiri!</title>
		<link>https://thewomyn.com/2021/04/03/financial-literacy-wanita-mandiri/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2021/04/03/financial-literacy-wanita-mandiri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jessica Aulia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Apr 2021 02:47:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Money]]></category>
		<category><![CDATA[Women Empowerment]]></category>
		<category><![CDATA[financial literacy]]></category>
		<category><![CDATA[finansial]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[literasi finansial]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=754</guid>

					<description><![CDATA[Akhir-akhir ini, istilah financial literacy atau literasi finansial mulai sering terdengar dan dibahas di berbagai lapisan masyarakat. Sayangnya, rata-rata financial literacy di Indonesia tingkatnya masih &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-justify">Akhir-akhir ini, istilah <em>financial literacy</em> atau literasi finansial mulai sering terdengar dan dibahas di berbagai lapisan masyarakat. Sayangnya, rata-rata <em>financial literacy </em>di Indonesia tingkatnya <a href="https://www.ojk.go.id/id/kanal/edukasi-dan-perlindungan-konsumen/Pages/Literasi-Keuangan.aspx" target="_blank" rel="noreferrer noopener">masih rendah</a>. Mengatur keuangan, terutama bagi Anda para wanita karir dan pekerja keras, seringkali menjadi suatu tantangan tertentu yang harus diprioritaskan dalam hidup.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify"><em><a href="https://www.annuity.org/financial-literacy/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Financial literacy</a> </em>sendiri diartikan sebagai kemampuan untuk memahami dan menggunakan secara efektif berbagai <em>skill</em> terkait pengelolaan keuangan. <em>Skills</em> ini termasuk pengelolaan keuangan personal, <em>budgeting,</em> investasi, dan lainnya.&nbsp;</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh6.googleusercontent.com/Hn4aOeUQIuND7ZclTedUxoWl9lTQiQPXBzUxU9JOiZ5OG1mW4Druscu2Lyk7OLWCRMbgCO5VeIsKeLGAfEejMsbYnifk46_CUp3s2g_3iEf-cHqcz6lahA6paSplvmPu9xQXVUkg" alt="" width="656" height="437"/><figcaption>unsplash.com</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify">Wanita dengan berbagai latar belakang tentunya membutuhkan pemahaman yang baik mengenai keuangan untuk dapat mengelolanya dengan efektif. Apalagi dengan adanya dorongan untuk memenuhi kecukupan hidup keluarga, mendapat akses pendidikan, dan bahkan rencana pensiun.</p>



<p class="has-text-align-justify">Mengambil inisiatif untuk mengedukasi diri Anda sendiri mengenai <em>financial literacy</em> tak hanya akan membantu Anda dalam mengeksekusi keuangan Anda dengan lebih baik, tapi juga dapat membantu Anda merancang masa depan yang lebih cerah.</p>



<p class="has-text-align-justify">Anda pasti sudah kenal betul dengan stereotipe tradisional di Indonesia— bahkan di seluruh dunia—mengenai peran wanita dalam suatu keluarga. Wanita seringkali tidak dilibatkan dalam <a href="https://www.wsj.com/articles/womens-other-economic-gap-financial-acumen-11567432800" target="_blank" rel="noreferrer noopener">pilihan-pilihan keuangan yang berdampak besar</a>. Namun, di era modern ini tentunya sudah saatnya bagi wanita untuk berdiri dan memiliki kemampuan yang tak kalah dari pria dalam urusan keuangan.</p>



<p class="has-text-align-justify">Rendahnya <em>financial literacy, </em>terutama pada wanita, dapat berujung pada pengambilan keputusan keuangan yang kurang baik. Apalagi jika Anda baru mulai berkeluarga dan merupakan seorang Ibu, semakin penting bagi Anda dan suami untuk <em>melek</em> keuangan demi masa depan keluarga Anda.</p>



<p class="has-text-align-justify">Untuk menjadi seorang wanita dengan <em>financial literacy </em>yang baik, ada beberapa <em>skills</em> yang cukup kompleks yang perlu Anda pahami, seperti<em> <a rel="noreferrer noopener" href="https://www.investopedia.com/terms/c/compoundinterest.asp" target="_blank">compound interest</a> </em>atau bunga yang hitungannya berdasarkan jumlah pinjaman pokok ditambah bunga yang sebelumnya diperoleh, dan <em><a rel="noreferrer noopener" href="https://www.investopedia.com/terms/t/timevalueofmoney.asp" target="_blank">time value of money</a></em> atau konsep yang menjelaskan bagaimana nilai uang sekarang lebih berharga dibandang nilai uang di masa mendatang meski jumlahnya sama. Dalam artikel ini, ada empat elemen utama dalam literasi finansial yang akan dijelaskan. Mengingat pentingnya keuangan dalam menjalani hidup setelah dewasa, akan merugikan jika Anda tidak memiliki <em>financial literacy</em> yang baik.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh3.googleusercontent.com/VTgGTGD56fhiHfxl3c2v_oA6FNumyU10kazcq6r3TqC-2ZvKdLtZ5EnFOtPSd3RPZie23CjvE99wuaxr2-_KqCWWchMoX-ycl2UGM_j9hiQ4LQAWnPl9VrPdX3OgohZR1J1laExD" alt="" width="639" height="426"/><figcaption>unsplash.com</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify">Oleh karena itu, yuk, pahami mengenai <em>financial literacy </em>dan jadilah wanita mandiri! Berikut beberapa <a href="https://glints.com/id/lowongan/literasi-keuangan/">elemen utama</a> dari <em>financial literacy</em> yang perlu Anda perhatikan, terlepas bagaimana kondisi keuangan Anda sekarang, untuk mengembangkan kemampuan pengelolaan Anda:</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pendapatan</strong></h2>



<p class="has-text-align-justify">Langkah pertama tentunya adalah bahwa Anda memerlukan pendapatan atau pemasukan yang stabil dan terjamin. Mungkin dari pekerjaan Anda, bisnis Anda, atau sumber dana lainnya. Memiliki pendapatan rutin adalah fondasi dari pengelolaan keuangan Anda.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Budgeting</strong></h2>



<p class="has-text-align-justify">Langkah selanjutnya dari mengatur keuangan Anda adalah dengan mengelola pengeluaran Anda. Cara terbaik untuk melakukannya yaitu dengan memiliki <em>budget</em> untuk keperluan primer seperti sandang pangan papan, dan juga untuk keperluan sekunder seperti hiburan dan liburan.</p>



<p class="has-text-align-justify">Tak hanya itu, berikut beberapa hal yang harus menjadi pertimbangan Anda dalam melakukan <em>budgeting</em>:</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Membuat daftar pengeluaran bulanan seperti cicilan rumah, <em>gadget</em>, bahan makanan, listrik, dan lain-lain.</li><li>Kategorikan pengeluaran Anda berdasarkan kuantitas dan frekuensinya; apakah per bulan, per tiga bulan, bervariasi, dan sebagainya.</li><li>Hitung pemasukan dan pengeluaran Anda secara terpisah. Jika pengeluaran Anda melebihi pemasukan Anda, maka Anda perlu memotong sebagian dari pengeluaran Anda yang kira-kira tidak perlu terlalu diprioritaskan. Atau, Anda bisa mencari cara seperti selalu memasak sendiri daripada makan di restoran untuk mengurangi pengeluaran. Jika pemasukan Anda melebihi pengeluaran Anda, ingat untuk tidak menghabiskannya secara berlebih. Lebih baik lagi, simpan sisa dari pemasukan Anda ke dalam tabungan Anda.</li><li>Buat rencana keuangan yang sebisa mungkin berjangka panjang. Mulai dari bulanan, tahunan, hingga untuk masa depan. Hal ini berguna terutama bagi Anda yang telah berkeluarga untuk menjamin masa depan Anda dan orang-orang tersayang Anda.</li><li>Miliki tabungan kesehatan atau asuransi. Sebaiknya, Anda selalu menjaga kesehatan Anda dan keluarga. Namun, hidup seringkali tak terduga. Dalam kejadian yang di luar rencana, seringkali Anda membutuhkan lebih banyak dana. Persiapkan keuangan Anda sebelum datangnya bencana.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Tabungan</strong></h2>



<p class="has-text-align-justify">Bicara tentang tabungan, tentu saja penting dalam pengelolaan keuangan. Tabungan dapat memiliki banyak fungsi, seperti tabungan untuk pendidikan pribadi, pendidikan anak, dan tabungan untuk keperluan darurat. Pastikan Anda menyisihkan sebagian dari pemasukan Anda untuk ditabungkan.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Hindari Hutang</strong></h2>



<p class="has-text-align-justify">Sebisa mungkin, jauhkan diri Anda dari hutang. Sudah rahasia umum bahwa berhutang adalah cara cepat menuju kebangkrutan. Usahakan untuk tidak meminjam uang atau menggunakan kartu kredit. Terutama dalam hal kartu kredit, Anda perlu memiliki <em>self-control</em> yang baik agar Anda tidak terlena dengan ketersediaan uang Anda.</p>



<p class="has-text-align-justify"><em>Financial literacy </em>dan <em>women empowerment</em> adalah dua hal yang saling bertaut. Ketika Anda telah melek finansial, Anda menunjukkan kesiapan diri Anda dalam menghadapi karir, pendidikan, hidup, dan persoalan keluarga Anda. <em>So, </em>jika Anda belum memulai, yuk segera rencanakan pengelolaan keuangan Anda dengan lebih baik.</p>



<p><em>Earn well and spend smartly, ladies!</em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2021/04/03/financial-literacy-wanita-mandiri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
