Yuk, Pahami Financial Literacy dan Jadilah Wanita Mandiri!

Financial Literacy

Akhir-akhir ini, istilah financial literacy atau literasi finansial mulai sering terdengar dan dibahas di berbagai lapisan masyarakat. Sayangnya, rata-rata financial literacy di Indonesia tingkatnya masih rendah. Mengatur keuangan, terutama bagi Anda para wanita karir dan pekerja keras, seringkali menjadi suatu tantangan tertentu yang harus diprioritaskan dalam hidup. 

Financial literacy sendiri diartikan sebagai kemampuan untuk memahami dan menggunakan secara efektif berbagai skill terkait pengelolaan keuangan. Skills ini termasuk pengelolaan keuangan personal, budgeting, investasi, dan lainnya. 

unsplash.com

Wanita dengan berbagai latar belakang tentunya membutuhkan pemahaman yang baik mengenai keuangan untuk dapat mengelolanya dengan efektif. Apalagi dengan adanya dorongan untuk memenuhi kecukupan hidup keluarga, mendapat akses pendidikan, dan bahkan rencana pensiun.

Mengambil inisiatif untuk mengedukasi diri Anda sendiri mengenai financial literacy tak hanya akan membantu Anda dalam mengeksekusi keuangan Anda dengan lebih baik, tapi juga dapat membantu Anda merancang masa depan yang lebih cerah.

Anda pasti sudah kenal betul dengan stereotipe tradisional di Indonesia— bahkan di seluruh dunia—mengenai peran wanita dalam suatu keluarga. Wanita seringkali tidak dilibatkan dalam pilihan-pilihan keuangan yang berdampak besar. Namun, di era modern ini tentunya sudah saatnya bagi wanita untuk berdiri dan memiliki kemampuan yang tak kalah dari pria dalam urusan keuangan.

Rendahnya financial literacy, terutama pada wanita, dapat berujung pada pengambilan keputusan keuangan yang kurang baik. Apalagi jika Anda baru mulai berkeluarga dan merupakan seorang Ibu, semakin penting bagi Anda dan suami untuk melek keuangan demi masa depan keluarga Anda.

Untuk menjadi seorang wanita dengan financial literacy yang baik, ada beberapa skills yang cukup kompleks yang perlu Anda pahami, seperti compound interest atau bunga yang hitungannya berdasarkan jumlah pinjaman pokok ditambah bunga yang sebelumnya diperoleh, dan time value of money atau konsep yang menjelaskan bagaimana nilai uang sekarang lebih berharga dibandang nilai uang di masa mendatang meski jumlahnya sama. Dalam artikel ini, ada empat elemen utama dalam literasi finansial yang akan dijelaskan. Mengingat pentingnya keuangan dalam menjalani hidup setelah dewasa, akan merugikan jika Anda tidak memiliki financial literacy yang baik.

unsplash.com

Oleh karena itu, yuk, pahami mengenai financial literacy dan jadilah wanita mandiri! Berikut beberapa elemen utama dari financial literacy yang perlu Anda perhatikan, terlepas bagaimana kondisi keuangan Anda sekarang, untuk mengembangkan kemampuan pengelolaan Anda:

Pendapatan

Langkah pertama tentunya adalah bahwa Anda memerlukan pendapatan atau pemasukan yang stabil dan terjamin. Mungkin dari pekerjaan Anda, bisnis Anda, atau sumber dana lainnya. Memiliki pendapatan rutin adalah fondasi dari pengelolaan keuangan Anda.

Budgeting

Langkah selanjutnya dari mengatur keuangan Anda adalah dengan mengelola pengeluaran Anda. Cara terbaik untuk melakukannya yaitu dengan memiliki budget untuk keperluan primer seperti sandang pangan papan, dan juga untuk keperluan sekunder seperti hiburan dan liburan.

Tak hanya itu, berikut beberapa hal yang harus menjadi pertimbangan Anda dalam melakukan budgeting:

  • Membuat daftar pengeluaran bulanan seperti cicilan rumah, gadget, bahan makanan, listrik, dan lain-lain.
  • Kategorikan pengeluaran Anda berdasarkan kuantitas dan frekuensinya; apakah per bulan, per tiga bulan, bervariasi, dan sebagainya.
  • Hitung pemasukan dan pengeluaran Anda secara terpisah. Jika pengeluaran Anda melebihi pemasukan Anda, maka Anda perlu memotong sebagian dari pengeluaran Anda yang kira-kira tidak perlu terlalu diprioritaskan. Atau, Anda bisa mencari cara seperti selalu memasak sendiri daripada makan di restoran untuk mengurangi pengeluaran. Jika pemasukan Anda melebihi pengeluaran Anda, ingat untuk tidak menghabiskannya secara berlebih. Lebih baik lagi, simpan sisa dari pemasukan Anda ke dalam tabungan Anda.
  • Buat rencana keuangan yang sebisa mungkin berjangka panjang. Mulai dari bulanan, tahunan, hingga untuk masa depan. Hal ini berguna terutama bagi Anda yang telah berkeluarga untuk menjamin masa depan Anda dan orang-orang tersayang Anda.
  • Miliki tabungan kesehatan atau asuransi. Sebaiknya, Anda selalu menjaga kesehatan Anda dan keluarga. Namun, hidup seringkali tak terduga. Dalam kejadian yang di luar rencana, seringkali Anda membutuhkan lebih banyak dana. Persiapkan keuangan Anda sebelum datangnya bencana.

Tabungan

Bicara tentang tabungan, tentu saja penting dalam pengelolaan keuangan. Tabungan dapat memiliki banyak fungsi, seperti tabungan untuk pendidikan pribadi, pendidikan anak, dan tabungan untuk keperluan darurat. Pastikan Anda menyisihkan sebagian dari pemasukan Anda untuk ditabungkan.

Hindari Hutang

Sebisa mungkin, jauhkan diri Anda dari hutang. Sudah rahasia umum bahwa berhutang adalah cara cepat menuju kebangkrutan. Usahakan untuk tidak meminjam uang atau menggunakan kartu kredit. Terutama dalam hal kartu kredit, Anda perlu memiliki self-control yang baik agar Anda tidak terlena dengan ketersediaan uang Anda.

Financial literacy dan women empowerment adalah dua hal yang saling bertaut. Ketika Anda telah melek finansial, Anda menunjukkan kesiapan diri Anda dalam menghadapi karir, pendidikan, hidup, dan persoalan keluarga Anda. So, jika Anda belum memulai, yuk segera rencanakan pengelolaan keuangan Anda dengan lebih baik.

Earn well and spend smartly, ladies!

Jessica Aulia

Young, avid, productivity-oriented, opportunity-seeker.

Recommended Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.