<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kartika Aprilia &#8211; The Womyn</title>
	<atom:link href="https://thewomyn.com/author/kartika/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://thewomyn.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 24 Mar 2021 23:54:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/03/cropped-favico-32x32.png</url>
	<title>Kartika Aprilia &#8211; The Womyn</title>
	<link>https://thewomyn.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tips Outfit dan Make-up Sesuai Warna Kulitmu</title>
		<link>https://thewomyn.com/2021/03/08/tips-outfit-dan-make-up-sesuai-warna-kulitmu/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2021/03/08/tips-outfit-dan-make-up-sesuai-warna-kulitmu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kartika Aprilia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2021 05:41:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Beauty]]></category>
		<category><![CDATA[Women Empowerment]]></category>
		<category><![CDATA[make-up]]></category>
		<category><![CDATA[Outfit]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[Warna kulit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=520</guid>

					<description><![CDATA[Jika sebelumnya kita membahas beauty validation, kali ini topik yang akan kita bahas adalah warna kulit Indonesia. Di Indonesia memiliki beragam warna kulit, ada Sawo &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-justify">Jika sebelumnya kita membahas <em><a href="https://thewomyn.com/2021/02/25/seeking-beauty-validation-perlukah/" data-type="URL" data-id="https://thewomyn.com/2021/02/25/seeking-beauty-validation-perlukah/">beauty validation</a></em>, kali ini topik yang akan kita bahas adalah warna kulit Indonesia. Di Indonesia memiliki beragam warna kulit, ada Sawo Matang, Kuning Langsat, hingga Putih Gading.</p>



<p class="has-text-align-justify">Bagi sebagian orang, warna kulit sangat mempengaruhi kepercayaan dirinya, khususnya wanita. Oleh karenanya, wanita sering kali ‘<em>insecure’</em> jika warna kulitnya tidak sesuai dengan gambaran warna kulit yang dicitrakan media. Lagi-lagi media berperan dalam menentukan standar kecantikan wanita.</p>



<p class="has-text-align-justify">Iklan-iklan yang tayang di televisi sering menampilkan citra seorang wanita yang cantik adalah berkulit putih dan mulus, hal inilah yang memicu bertambah atau berkurangnya tingkat kepercayaan diri seseorang. Wanita yang berkulit gelap kerap tidak percaya diri dengan warna kulit gelap karena di cap ‘dekil’ dan kusam. Sejalan dengan hal tersebut, hal mengejutkan adalah produk-produk krim pencerah wajah dan tubuh paling laku keras di pasaran. Tidak heran banyak bermunculan iklan-iklan kecantikan yang menjanjikan kulit putih dan <em>glowing.</em> Ini menandakan bahwa kulit cerah dan putih adalah impian sebagian wanita Indonesia.</p>



<p class="has-text-align-justify">Berbeda pandangan dengan wanita Indonesia, warna kulit yang&nbsp; kecoklatan adalah impian para <em>bule</em>, karena menganggap <em>sexy</em> dan eksotis. Hal itu didasari oleh warna kulit mereka berwarna putih pucat.</p>



<p>Di Indonesia warna kulit terbagi menjadi 3 jenis:</p>



<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kuning Langsat</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" src="https://lh4.googleusercontent.com/hEUoM8vs4L2ACPcHOsglURzNxRRdt_zgUPxan0svQRt6EBFcNo8xQ0Zt6ND5dUjfJN8oa-TUJ9KCzqfPyuyAnnnNx_X64HHOpsmpxA2S5nU3IuVJJZKW3KtIKWm__GIl9Bo5wnxZ" alt=""/><figcaption>cr: Instagram/Maudyayunda</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify">Kulit kuning langsat cenderung lebih cerah dibanding Sawo Matang juga tidak putih pucat. Untuk masalah pakaian, kulit kuning langsat sangat cocok unutuk dipadukan dengan outfit warna apapun, baik warna gelap maupun cerah. Masalah <em>make-up, </em>untuk Anda yang berkulit Kuning Langsat bisa memakai <em>foundation</em> yang berwarna <em>matte</em>, tidak terlalu terang juga tidak terlalu gelap. Bisa memakai bedak guna meratakan base <em>make-up</em>mu. Bagian mata, eyeshadow coklat sangat pas untukmu dan bisa ditambah dengan maskara. Blush berwarna lembut sangat cocok agar terlihat fresh dan manis, serta lipstick berwarna terang.</p>



<p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Putih Gading</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" src="https://lh3.googleusercontent.com/H7nYQTSNwnKcYfjWM76TWiggaxJCocryc9e76wRKfXNjG0DgNCKwH_Wh1Y5QNqadwVBqGBFK3yH8v6L0Chpyv2_JyypMmMagxebY-WH7xfv7JtrxmHSM1WGl0QoBp58tFjn35nKV" alt=""/><figcaption>cr : Instagram/@chelseaislan</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify">Putih Gading lebih cerah dari Kuning Langsat. Untuk Anda yang memiliki kulit Putih Gading, sangat cocok jika memakai pakaian yang berwarna cerah ataupun <em>pastel</em>. Warna merah akan membuat Anda terlihat cerah dan tidak pucat. Warna gelap juga masih terlihat aman bagi pemilik kulit Putih Gading. Untuk  riasan, bisa menggunakan bedak yang sewarna dengan <em>skin-tone</em> mu. Anda akan terlihat pucat jika memakai bedak yang warnanya lebih terang. Pada bagian mata, Anda bisa memilih warna apa saja, baik warna lembut maupun warna gelap. Anda bisa menambahkan blush pink muda dan lipstick berwarna cerah seperti merah agar terlihat lebih elegan.</p>



<p>Baca juga: <a href="https://thewomyn.com/2021/03/12/moxie-film-netflix-yang-bertemakan-emansipasi-wanita/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Moxie, Film Netflix yang Bertemakan Emansipasi Wanita</a></p>



<p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Sawo matang</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" src="https://lh3.googleusercontent.com/bz0NCDBI4tmUdC0Jn1yCVZi_HH5NAj-5gFT3bgjQe9BUf3S5DfuSy2B9_yvmVaQBH5W3tMFPlLYO7Lp6h_AzF7-hBAYNIsk86gh3-Ue8ahhOuHSEIXWVgHVb522zC9X-qrLrbV4d" alt=""/><figcaption>cr: Instagram/tarabasro</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify">Bagi Anda pemilik kulit sawo matang, jangan merasa insecure ataupun tidak percaya diri. Nyatanya, kulit Anda sangat banyak dikagumi oleh para <em>bule</em>, disaat mereka memerlukan <em>effort</em> yang lebih untuk kulit eksotis, bahkan kebanyakan dari mereka rela berjemur agar mendapatkan kulit seperti Anda. Untuk urusan pakaian, Anda bisa memakai pakaian yang berwarna <em>earth-tone, </em>merah hati, coral, mustard, dan masih banyak lagi. Pada riasan, hindari pemakaian <em>foundation</em> yang berwarna <em>Light, </em>karena akan terlihat ‘jomplang’ dengan tubuh Anda. Anda bisa mencoba <em>eyeshadow</em> warna coklat muda atau warna cerah dan menambahkan maskara juga <em>eyeliner </em>untuk mempertegas bagian mata. Selain itu, Anda dapat menambahkan <em>highlight </em>dan<em> </em>menggunakan lipstik berwarna merah maroon atau warna <em>nude</em>. </p>



<p class="has-text-align-justify">Pada dasarnya semua wanita sudah cantik dengan dianugerahi warna kulit dan bentuk tubuh yang beragam. Yang menjadi permasalahan sebenarnya adalah <em>self-esteem</em> seseorang yang berbeda-beda. Untuk kamu yang merasa <em>insecure</em> terhadap warna kulitmu bisa melatih kepercayaan diri dengan membangun pola pikir yang positif, bergaul dengan orang-orang yang positif, mengenali kekurangan dan kelebihan dirimu, dan menerapkan hidup sehat. Makanan yang bergizi berpengaruh pada kualitas kulitmu, karena apapun jenis warna kulitmu akan percuma jika tidak dirawat luar dan dalam.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2021/03/08/tips-outfit-dan-make-up-sesuai-warna-kulitmu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Representasi Budaya Patriarki Dibalik Film Mulan</title>
		<link>https://thewomyn.com/2021/03/07/representasi-budaya-patriarki-dibalik-film-mulan/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2021/03/07/representasi-budaya-patriarki-dibalik-film-mulan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kartika Aprilia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2021 05:08:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Women Empowerment]]></category>
		<category><![CDATA[Kesetaraan Gender]]></category>
		<category><![CDATA[Mulan]]></category>
		<category><![CDATA[Patriarki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=518</guid>

					<description><![CDATA[Film Mulan merupakan salah satu mahakarya Disney yang populer di tahun 2020 lalu. Film Mulan 2020 merupakan film remake dengan versi manusia yang telah tayang &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-justify">Film Mulan merupakan salah satu mahakarya Disney yang populer di tahun 2020 lalu. Film Mulan 2020 merupakan film <em>remake</em> dengan versi manusia yang telah tayang perdana di Disney+. Meski alur cerita masih sama, tetapi banyak detail yang telah diubah dalam garapan Mulan versi <em>remake</em> ini.</p>



<p class="has-text-align-justify">Film ini&nbsp; merepresentasikan isu kesetaraan gender bagi perempuan dengan latar kekaisaran Cina. Berlatar waktu saat dimana wanita tidak boleh melakukan apa yang kaum lelaki lakukan. Sistem patriarki masih melekat pada masyarakat yang merugikan kaum perempuan kala itu.</p>



<p class="has-text-align-justify">Dalam film Mulan disinggung bahwa kodrat wanita sudah diatur sedemikian rupa, perempuan harus anggun, sopan, patuh dan tidak dapat melakukan apa yang lelaki lakukan, termasuk menjadi pasukan perang.</p>



<p class="has-text-align-justify">Jika Anda sudah menonton film Mulan, Anda pasti tahu sinopsis Mulan berkisah tentang perjuangan seorang gadis bernama Hwa Mulan yang ingin menggantikan Ayahnya berperang secara diam-diam. Ayah Mulan adalah satu-satunya laki-laki di keluarganya. Mulan terpaksa menyamar sebagai seorang lelaki dan mengganti namanya Hwa Jun. Tujuannya agar bisa masuk ke kamp pelatihan para prajurit kekaisaran cina demi menggantikan Ayahnya yang sudah tua serta kesehatan yang memburuk. Mulan yang tidak tega terpaksa mengambil keputusan yang berisiko. Keberanian Mulan terdorong oleh rasa cintanya pada keluarga dan sikap loyal pada negaranya.</p>



<p class="has-text-align-justify">Karakter Mulan yang patut kita contoh yaitu kesetiaan, keberanian, dan kejujurannya. Walaupun ia terancam diasingkan, namun tetap loyal kepada negara dan berani memimpin pasukan melawan musuh.</p>



<p class="has-text-align-justify">Film Mulan mengusung cerita yang sarat akan makna. Memasung kebebasan perempuan dalam memilih tujuan hidupnya bahkan untuk berkorban demi menjaga keselamatan keluarganya.</p>



<p class="has-text-align-justify">Standar ganda juga dapat dirasakan pada saat Hwa Mulan mengungkapkan identitas aslinya sebagai perempuan setelah pertarungan pertamanya. Mulan berhasil mengalihkan perhatian lawan dan menyerang dari atas bukit. Hal itu membuat salju dibukit longsor dan kelompok musuh tertimbun dibawahnya. Namun sayangnya pengakuan Mulan malah membuat komandan marah alih-alih berterima kasih. Apakah tindakan Mulan dianggap heroik jika ia seorang lelaki?</p>



<p class="has-text-align-justify">Tindakan Mulan mencerminkan pandangan wanita tidak bisa diterima secara sosial untuk ikut berperang, bahkan menganggap bahwa itu sebuah aib. Sisi positif yang dapat diambil ialah karakter Mulan membagi energi untuk menginspirasi, khususnya kaum wanita. Derajat manusia tidak bisa hanya dinilai berdasarkan gender. Sementara manusia tidak bisa memilih terlahir sebagai lelaki atau wanita.</p>



<p class="has-text-align-justify">Seperti yang dikatakan oleh seorang pakar wanita dari Amerika, Margeret Seed, menyatakan bahwa dunia akan lebih baik bila kedua jenis manusia – laki-laki dan wanita – mengakui kelebihan masing-masing dalam bidang yang berbeda-beda. Peran laki-laki dan wanita dalam kehidupan ini saling melengkapi satu sama lain.</p>



<p class="has-text-align-justify">Namun budaya patriarki lahir, bukan untuk saling menggenapi justru untuk membanding-bandingkan masing-masing gender, memasung kebebasan sepihak dan menjadikan gender sebagai salah satu parameter nilai dan martabat seseorang.</p>



<p class="has-text-align-justify">Dari sosok karakter Mulan, mengingatkan seorang pejuang wanita Indonesia yang ratusan tahun lalu memperjuangkan emansipasi wanita, terutama dalam hak perempuan dalam kemudahan akses pendidikan. Melalui surat-suratnya ia bertaruh nyawa agar mendapatkan kesetaraan baik dalam kehidupan di mayta hukum. Hingga kini gerakan emansipasi terus digaungkan agar keadilan dapat dirasakan secara merata. Karakter Mulan dan Kartini menjadi sosok pejuang dalam isu kesetaraan gender. Berjuang dalam memberantas budaya patriarki yang menghambat kemajuan dan kebebasan perempuan. Meskipun film Mulan hanyalah karangan fiktif, namun Mulan merupakan karakter inspirasional yang memberikan kita arti makna perjuangan keadilan dalam kesetaraan gender.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2021/03/07/representasi-budaya-patriarki-dibalik-film-mulan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada, Ini Tanda Kamu Berada dalam Toxic Relationship</title>
		<link>https://thewomyn.com/2021/03/05/waspada-ini-tanda-kamu-berada-dalam-toxic-relationship/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2021/03/05/waspada-ini-tanda-kamu-berada-dalam-toxic-relationship/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kartika Aprilia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2021 04:02:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Relationship]]></category>
		<category><![CDATA[Women Empowerment]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasangan]]></category>
		<category><![CDATA[Toxic Relationship]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=466</guid>

					<description><![CDATA[Ketika kamu jatuh cinta dengan seseorang, kamu memiliki asumsi pribadi mengenai karakter orang yang kamu sukai tanpa mengetahui bagaimana sifat aslinya. You’re in love with &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ketika kamu jatuh cinta dengan seseorang, kamu memiliki asumsi pribadi mengenai karakter orang yang kamu sukai tanpa mengetahui bagaimana sifat aslinya.<em> You’re in love with the idea of him. </em>Sampai kita berada dalam kondisi sudah mengenalnya dan menjadi dekat. Barulah kamu menyadari bahwa tidak sepenuhnya asumsimu tepat.</p>



<p>Pada masa pendekatan, semua masih berjalan indah dan saling menunjukkan sikap yang manis. Namun seiring berjalannya waktu, kamu menyadari bahwa sikapnya mulai berubah dan cenderung berlawanan dengan sikap yang ia tunjukan saat masa pendekatan.</p>



<p>Kondisi yang kerap membuatmu tertekan, bahkan mempengaruhi mentalmu bisa jadi kamu sedang berada dalam <em>toxic relationship. Toxic relationship</em> adalah kondisi dimana hubungan yang membuat salah satu pihak merasa tidak didukung, direndahkan, atau diserang.</p>



<p>Menurut Women Health 2018, <em>toxic relationship</em><strong> </strong>juga ditandai dengan adanya tindak kekerasan baik verbal maupun non verbal.<strong> </strong>Efek dari kekerasan verbal memang tidak terlihat, namun memberikan dampak psikologis yang luar biasa seperti rusaknya citra diri seseorang, pengalaman traumatik, dan lain sebagainya.</p>



<p>Masih dilansir dari sumber yang sama, hubungan yang didominasi oleh komunikasi satu arah juga menjadi salah satu tanda dari <em>toxic relationship</em><strong>.</strong> Hubungan yang sehat ditandai dengan adanya kesetaraan, dimana masing-masing orang memiliki kedudukan yang setara dan berhak memberikan pertimbangan untuk sebuah keputusan.</p>



<p>Sedangkan berdasarkan data dari CATAHU 2020 Komnas Perempuan, terdapat 4 bentuk Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP) di ranah personal 43% Fisik, 25% Seksual, 19% Psikis, dan 13% Ekonomi. Lebih lanjut, ternyata menurut survei pelaku KTP mayoritas adalah Pacar.</p>



<p>Hal tersebut rentan dihadapi oleh remaja maupun wanita muda yang masih belum paham jika mereka berada dalam hubungan <em>toxic</em> dan dibutakan oleh cinta.</p>



<p>Jika kamu merasa berada dalam lingkaran ini, maka sebaiknya kamu harus menghindarinya. Jangan menyepelekan kebiasaan yang dilakukan pasanganmu karena bisa berdampak pada kesehatan mental dan fisikmu.</p>



<p>Kenali ciri berikut yang menandakan kamu berada dalam toxic relationship.</p>



<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Merasa tertekan</p>



<p>Setiap berkomunikasi dengan pasanganmu, kamu merasa tertekan dan tidak menjadi diri sendiri. Kamu lebih mementingkan perasaan pasangan dibanding perasaanmu sendiri. Kekhawatiran itu muncul karena tidak ingin terjadi perdebatan.</p>



<p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Tidak mendapat dukungan</p>



<p>Hubungan yang sehat ditandai dengan saling mendukung mimpi masing-masing. Pasangan yang ideal akan siap menjadi <em>support system</em> untuk menyemangatimu dalam berproses. Berlawanan dengan hal tersebut, pasangan yang toxic akan menyepelekan mimpimu bahkan mematahkan semangatmu.</p>



<p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kekerasan verbal</p>



<p>Alih-alih memperlakukan pasangan dengan penuh kasih, hubungan yang toxic lebih sering mengungkapkan kata-kata kasar, sarkastik dan kritikan yang tidak membangun.</p>



<p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kekerasan fisik</p>



<p>Selain mendapat kekerasan verbal, kamu mendapat kekerasan fisik. Pasanganmu adalah orang yang tempramental dan sering ‘main tangan’.</p>



<p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Cemburu buta</p>



<p>Cemburu adalah hal wajar bagi pasangan jika alasannya masuk akal. Namun, akan menjadi toxic apabila menunjukkan sikap yang berlebihan akan pasangannya. Cenderung mengekang dan membatasi pergaulan dan sosialisasimu. Hal itu akan menghambat kehidupan sosialmu.</p>



<p>6.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Berbohong</p>



<p>Sering berbohong dan dibohongi adalah tanda lainnya. Satu sisi kamu merasa lebih aman jika berbohong daripada jujur dan terbuka pada pasangan. Dengan berbohong kamu merasa akan menghindari masalah yang menyebabkan percekcokan dengan pasanganmu. Begitu pun sebaliknya, kamu sering dibohongi dan berakhir memaafkan meski tahu hal tersebut akan terus terulang.</p>



<p>Ciri di atas hanyalah sebagian dari toxic relationship. Jika kamu terjebak dalam hubungan yang beracun, pertimbangkanlah untuk mengatasinya atau mengakhirnya. Buatlah keputusan yang tepat sebelum terlambat. Memang menyakitkan jika diakhiri tetapi akan lebih sakit jika dipertahankan. Hidup terlalu singkat untuk dihabiskan dengan penyesalan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2021/03/05/waspada-ini-tanda-kamu-berada-dalam-toxic-relationship/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kenali Ciri &#8216;People-Pleaser&#8217;, Apakah Kamu Termasuk Golongannya?</title>
		<link>https://thewomyn.com/2021/03/02/kenali-ciri-people-pleaser-apakah-kamu-termasuk-golongannya/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2021/03/02/kenali-ciri-people-pleaser-apakah-kamu-termasuk-golongannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kartika Aprilia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2021 02:54:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Beauty]]></category>
		<category><![CDATA[Women Empowerment]]></category>
		<category><![CDATA[People Pleaser]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=457</guid>

					<description><![CDATA[People-pleaser adalah istilah dari orang yang selalu berupaya untuk menyenangkan orang lain dan merasa sulit untuk melakukan penolakan. People-pleaser akan mendahului kepentingan orang lain dibanding &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><em>People-pleaser</em> adalah istilah dari orang yang selalu berupaya untuk menyenangkan orang lain dan merasa sulit untuk melakukan penolakan. <em>People-pleaser</em> akan mendahului kepentingan orang lain dibanding dirinya sendiri. Terdengar sangat baik bukan ? Apakah itu artinya baik jika menjadi seorang ‘<em>people pleaser</em>’?</p>



<p>Kebanyakan <em>People-pleaser</em> tidak bisa membedakan antara menolong orang dengan menyenangkan orang, dan cenderung tidak bisa menolak permintaan orang lain. <em>People-pleaser</em> akan melakukan apapun agar membuat orang disekitarnya bahagia. Karena hal itu, ia kerap memaksa diri untuk membantu orang lain.</p>



<p>Bersikap baik itu memang dianjurkan. Namun ketahuilah bahwa segala sesuatu harus seimbang. Waktu dan energi harus didistribusikan secara tepat sesuai dengan tingkat kepentingan. Ada kalanya kita harus mempertimbangkan sesuatu dengan matang. Jika memang kita tidak berada dalam kondisi bisa membantu, tidak ada salahnya untuk menolak. Kita hanya perlu memberi penjelasan dan menolak dengan baik tanpa menyinggung perasaan orang lain.</p>



<p>Keinginan untuk disukai dan dibutuhkan orang lain sepanjang waktu hanya akan membuatmu tertekan. Kamu akan kesulitan untuk mengekspresikan emosi dan tidak baik untuk kesehatan mental.</p>



<p>Kenali ciri-ciri people pleaser dibawah ini, Apakah kamu termasuk salah satunya?</p>



<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Sulit mengatakan “Tidak”</p>



<p>Ketika seorang atasan atau teman yang meminta bantuanmu, kamu dengan sigap menyanggupi permintaannya meski hati kecilmu merasa tidak mampu untuk melakukannya. Namun, kamu kesulitan mengatakan ‘Tidak’ karena dorongan ingin menyenangkan orang lain.</p>



<p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Berpura-pura</p>



<p>Masih berkaitan dengan tanda di atas, kamu cenderung membohongi dirimu hanya untuk terlihat baik di mata orang lain. Saat pendapat orang lain berbeda dengan pendapatmu, kamu akan menahan diri dan setuju meski hal itu bertentangan dengan pendapatmu. Tanpa disadari, people pleaser akan kesulitan mencari jati diri.</p>



<p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Tidak memiliki pilihan</p>



<p><em>People-pleaser</em> tidak memiliki pilihan jika itu melibatkan orang lain, tentunya ia akan mengutamakan orang lain dibanding dirinya. <em>People-pleaser</em> akan mengesampingkan keinginannya dan mendahulukan orang lain.</p>



<p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bertanggung jawab atas perasaan orang lain</p>



<p>Meski bukan salahmu, tetapi kamu merasa bertanggung jawab atas perasaan orang lain. Ketika terjadi penolakan dan orang tersebut kecewa, kamu lebih merasa kecewa karena tidak menyanggupi permintaannya. Hal berikutnya yang kamu lakukan adalah meminta maaf secara berlebihan karena khawatir orang tersebut terluka.</p>



<p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Berusaha untuk menjadi sempurna</p>



<p>Memaksakan diri untuk menyanggupi permintaan orang lain. Menjadi <em>people-pleaser </em>sangat melelahkan secara fisik dan batin karena tidak ingin terlihat memiliki kelemahan, kebahagiaanya berorientasi pada kepuasan orang lain. Namun pada dasarnya, ketidak sempurnaanlah yang menjadikanmu manusia. <em>Trying to be perfect is wrong, </em>karena kita tidak akan sempurna tidak peduli seberapa kuat kamu mencobanya.</p>



<p>Dalam hidup kadang kita bertemu dengan orang-orang yang bersikap kelewat batas. Kita ingin mengungkapkan apa yang sebenarnya kita rasakan, namun tertahan karena takut orang lain akan salah paham, serta dianggap egois. Padahal, kita tidak perlu memaksa diri agar diterima semua orang. Kita hanya perlu jujur pada diri sendiri dan percaya pada intuisi juga perasaan. Bukan tugas kita untuk memenuhi semua ekspektasi orang lain. Kita tidak bisa membahagiakan semua orang. Kita bertanggung jawab atas kebahagiaan kita sendiri, bukan berarti kita bersikap masa bodoh. Kita hanya perlu mengatur skala prioritas dalam hidup.</p>



<p>Hidup menuntut banyak dari kita tetapi sebagai manusia, kita memiliki batas kemampuan. Bukan tugas kita untuk memenuhi ekspektasi semua orang. Memang membutuhkan waktu dan usaha untuk mengembangkan kemampuan mengekspresikan diri. Tetapi percayalah, dunia akan tetap baik-baik saja jika kamu tidak bersikap pasrah.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2021/03/02/kenali-ciri-people-pleaser-apakah-kamu-termasuk-golongannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa Manfaat Deep Talk?</title>
		<link>https://thewomyn.com/2021/02/26/apa-manfaat-deep-talk/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2021/02/26/apa-manfaat-deep-talk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kartika Aprilia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2021 03:55:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Relationship]]></category>
		<category><![CDATA[Deep Talk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=368</guid>

					<description><![CDATA[Deep talk atau perbincangan mendalam yang biasanya dilakukan oleh dua orang mengenai suatu hal yang terjadi pada kehidupan mereka. Topik yang dibahas pun beragam, lebih &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><em>Deep talk</em> atau perbincangan mendalam yang biasanya dilakukan oleh dua orang mengenai suatu hal yang terjadi pada kehidupan mereka. Topik yang dibahas pun beragam, lebih kepada personal masing-masing. <em>Deep talk</em> diibaratkan sebagai bicara dari hati ke hati.</p>



<p><em>Deep talk</em> atau <em>deep conversation</em> biasanya dilakukan dengan orang yang sudah dikenal lama, bisa keluarga, pasangan, atau sahabat. Melalui deep talk kadang kala kita menemukan perspektif baru dari ‘kacamata’ orang lain&nbsp; serta merasa bebas saat bertukar pikiran. Bahkan kerap kali dengan melakukan <em>deep talk</em>, kesalahpahaman terhadap seseorang atau sesuatu dapat diluruskan. Dan tak jarang <em>deep talk</em> merujuk pada sesuatu yang kompleks.</p>



<p>Bukan hal mudah bagi sebagian orang untuk melakukan <em>deep talk</em>, timbul&nbsp; perasaan ragu untuk memulai, berpikir bahwa apakah pertanyaan yang bersifat personal akan mengganggu lawan bicaranya, atau bahkan khawatir membuat keadaan menjadi canggung dan malah menyinggung perasaan. Tetapi, jika kamu ingin melakukan perbincangan mendalam dengan seseorang, maka kesampingkanlah pemikiran yang mengganggumu, karena kamu tidak akan pernah melakukannya jika tidak mencobanya.</p>



<p>Cobalah memulai dengan perbincangan kecil atau <em>small talk</em> untuk&nbsp; mencairkan suasana. Dari perbincangan sederhana itu kamu bisa memancing respon lawan bicaramu. Jika ia tertarik dengan topik yang kamu bicarakan, maka kamu dapat mengembangkan topik pembicaraan ke arah yang lebih dalam. Tidak lupa untuk memperhatikan situasi dan kondisi di sekelilingmu, jika tidak memungkinkan maka akan besar kemungkinan terjadinya distraksi saat percakapan.</p>



<p>Lalu, Apa saja sih manfaat dari deep talk ?</p>



<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Lebih jujur dan terbuka</p>



<p>Unek-unek pasti selalu ada di setiap hubungan. Lebih baik diutarakan secara baik-baik dengan kepala dingin, daripada dipendam lama-lama jadi bom atom. Kita menjadi tahu apa yang disuka dan tidak disukai lawan bicara kita, tahu bagaimana menyikapinya.</p>



<p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mengembangkan diri⠀</p>



<p><em>Insight</em> baru bisa kamu dapatkan dengan <em>Deep Talk</em>. Hal tersebut bisa membuatmu menjadi pribadi yang lebih bijaksana dan dewasa. Ketika menemukan perbedaan, akan menimbulkan toleran. Perbincangan mendalam membantu kita dalam memperluas perspektif, baik kita setuju atau tidak.</p>



<p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Meringankan beban⠀</p>



<p>Berbagi cerita kepada pasangan, teman, atau sahabat saat ada masalah dapat meringankan beban yang kamu pikul. Saat sedang stress karena pekerjaan atau hal lainnya, dengan melakukan Deep Talk, bertukar pikiran tentang keresahanmu, kamu mungkin akan mendapatkan solusi yang belum pernah kamu pikirkan.</p>



<p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mempererat ikatan emosional</p>



<p>Setiap orang memiliki pengalaman pribadi yang berbeda tentang bagaimana mereka menjalani hidup, apa yang mereka lihat, apa yang mereka lakukan dan rasakan. <em>Deep talk</em> membuat ikatan emosional antara kita dengan lawan bicara, memungkinkan kita untuk mengembangkan hubungan yang bermakna.</p>



<p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Baik untuk kesehatan mental</p>



<p>Berdasarkan penelitian, membicarakan hal-hal yang bersifat personal selain membuat seseorang menjadi lebih terbuka. Percakapan yang mendalam dan lebih substantif berpengaruh dengan tingkat kebahagiaan, Meringankan diri dari beban pikiran yang mengakibatkan ketegangan dan stres.</p>



<p><em>Deep talk</em> membutuhkan keberanian. Anda perlu mengutarakan topik yang mungkin selama ini Anda hindari. Melalui <em>deep talk</em>, membantu kita mengkonfirmasi konsep diri dan konsep diri orang lain. Menurut para ahli, saling berbagi rasa dan informasi tentang diri pribadi kepada orang lain adalah usaha yang penting dalam merintis suatu hubungan sehingga akan semakin meningkatkan keakraban.</p>



<p>Perlahan Anda menyadari <em>deep talk</em> tidak hanya tentang mengenal seseorang lebih dalam, tetapi juga metode untuk menemukan jati diri Anda.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2021/02/26/apa-manfaat-deep-talk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seeking Beauty Validation, Perlukah?</title>
		<link>https://thewomyn.com/2021/02/25/seeking-beauty-validation-perlukah/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2021/02/25/seeking-beauty-validation-perlukah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kartika Aprilia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Feb 2021 07:13:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Beauty]]></category>
		<category><![CDATA[Beauty Validation]]></category>
		<category><![CDATA[Cantik]]></category>
		<category><![CDATA[Renatta Moeloek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=360</guid>

					<description><![CDATA[Apa yang terlintas di otakmu ketika mendengar kata ‘cantik’? Atau siapakah yang terlintas di pikiranmu ketika mendengar kata ‘cantik’? Apakah kamu sedang memikirkan orang lain &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Apa yang terlintas di otakmu ketika mendengar kata ‘cantik’?</p>



<p>Atau siapakah yang terlintas di pikiranmu ketika mendengar kata ‘cantik’?</p>



<p>Apakah kamu sedang memikirkan orang lain atau dirimu sendiri?</p>



<p>Jika kamu membayangkan dirimu sendiri, selamat maka kamu sudah bahagia tanpa butuh validasi dari orang lain untuk mengakui kecantikanmu. Lantas, bagaimana jika pikiranmu bukan tertuju pada dirimu?</p>



<p>Tumbuh dewasa tidaklah mudah bagi sebagian orang, seiring bertambah usia, kita mulai memikirkan konsep diri kita sendiri. Konsep diri adalah pandangan kita mengenai siapa diri kita dan itu hanya bisa kita peroleh lewat informasi yang diberikan oleh orang lain kepada kita. Kita sadar bahwa kita manusia karena orang-orang di sekeliling kita menunjukkan kepada kita.</p>



<p>Perlahan kamu menyadari bahwa tumbuh dewasa membuatmu banyak tekanan dan tuntutan. Kamu cerdas karena orang lain menganggap kamu cerdas. Kamu merasa cantik karena orang-orang disekitarmu mengatakan Kamu cantik. Tanpa disadari, perlahan kamu mempertanyakan dirimu sendiri, apakah kamu cukup cantik di mata orang-orang?</p>



<p>Media turut andil dalam menentukan standar ideal kecantikan wanita. Banyak stigma sosial ketika berbicara tentang <em>body image </em>atau citra tubuh. Media kadang membuat kita skeptis dengan standar kecantikan yang kurang realistis untuk diterapkan kepada kita.</p>



<p>Untuk menjadi cantik kamu tidak perlu mencari validasi atau pengakuan dari orang lain untuk membuktikan diri kamu cantik. Kita tahu bahwa kita lahir dengan bentuk tubuh, ukuran, warna kulit, bentuk rambut yang berbeda. Lantas mengapa kita terpengaruh dengan satu standar kecantikan yang mereka ciptakan.</p>



<p>Seperti yang dikatakan <em>Chef</em> Renatta Moloek “&#8230;Kenapa kamu perlu ada konfirmasi dari banyak orang bahwa kamu cantik? Sekarang kamu lihat yang mungkin menurutmu gak cantik. Tapi dia punya suami dan menurut suaminya cantik. Perlu apalagi?” Ungkap Chef Renatta pada Podcast Deddy Corbuzier.</p>



<p><em>Statement</em> chef Renata cukup menegaskan bahwa gagasan mengenai kecantikan wanita itu tidak bisa hanya berpatok pada standar sekelompok orang. Seorang individu harus memiliki <em>self esteem</em> dan <em>body image</em> yang positif. Karena jika tidak, kamu akan menjalani hari-hari yang haus akan pengakuan orang lain, merasa cemas apabila mendapat penilaian buruk terhadap penampilanmu, merenggut kebahagiaanmu dan akan membuatmu terus bergantung pada pujian.</p>



<p>Lakukan hal berikut agar kamu percaya diri dan tak lagi membutuhkan <em>beauty validation</em> dari orang lain:</p>



<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Belajar untuk menerima dirimu sendiri</p>



<p>Menerima diri sendiri adalah aspek yang paling penting untuk meraih kebahagiaan, berpura-pura menjadi orang lain hanya akan melelahkanmu. Pada akhirnya kita tidak akan bisa membahagiakan semua orang. Tidak semua ekspektasi orang harus kamu penuhi. Tidak semua ekspektasi orang baik untuk kamu.</p>



<p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pahami nilai dirimu</p>



<p>Nilai dirimu tidak akan berkurang berdasar opini seseorang, pendapat mereka bukanlah fakta tentang dirimu. Untuk itu, jadilah versi terbaik dari dirimu. Karena pada dasarnya kecantikan sejati tidak semata bagaimana bentuk fisikmu. Wanita kerap kali memikirkan agar terlihat cantik sampai melupakan bahwa <em>inner beauty</em> tak kalah penting. <em>Inner beauty</em> memiliki dampak yang sederhana namun mendalam terhadap siapa pun yang ada di dekatnya.&nbsp;</p>



<p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Berhenti membandingkan dirimu dengan orang lain</p>



<p>Pahamilah bahwa wanita memiliki keunikan masing-masing dalam dirinya. Begitupun dengan kamu, berhenti membandingkan dirimu dengan wanita lain, karena setiap wanita cantik dengan caranya sendiri. Dan kamu bebas menentukan cantik versi dirimu sendiri tanpa perlu validasi orang lain.</p>



<p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Makan dan minum yang sehat</p>



<p>Apa yang kita konsumsi untuk tubuh sangat berpengaruh dengan tubuh kita. Jika kamu ingin merawat diri, mulailah dari memilih makanan dan minuman yang sehat. Untuk apa cantik jika tidak memiliki tubuh yang sehat? Kita adalah apa yang kita makan.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Kecantikan seharusnya tidak hanya ditentukan sebatas warna kulit dan bentuk tubuh saja, melainkan siapa kita sebagai manusia. Kenali nilai dirimu, pahami bahwa merasa cantik tidak ada korelasinya dengan penampilanmu.</p>



<p><em>Because</em>, <em>being you is enough&#8230;</em></p>



<p class="has-text-align-center"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://lh4.googleusercontent.com/qRhdGm5FFlFwALfZT7GOAxfqGlwYdjgkqp46gIXttDGqFNetgJP3VAqILLJmwH7DgbGqt70vkxMeMp1Sym74u7kUHJ4YOKTeAl2Luj77wl8jvAI9SqUYMq8D4hTrrmV1efJT1WZN" width="602" height="531"><em>credit image : hellooctober</em></p>



<p class="has-text-align-center"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2021/02/25/seeking-beauty-validation-perlukah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
