<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>celosia etnik &#8211; The Womyn</title>
	<atom:link href="https://thewomyn.com/tag/celosia-etnik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://thewomyn.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 21 May 2021 01:57:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/03/cropped-favico-32x32.png</url>
	<title>celosia etnik &#8211; The Womyn</title>
	<link>https://thewomyn.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mempertahankan Bisnis di Tengah Pandemi ala Valeria Nisatama, CEO dari Celosia Etnik</title>
		<link>https://thewomyn.com/2021/05/21/mempertahankan-bisnis-di-tengah-pandemi-ala-valeria-nisatama-ceo-dari-celosia-etnik/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2021/05/21/mempertahankan-bisnis-di-tengah-pandemi-ala-valeria-nisatama-ceo-dari-celosia-etnik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dhea Noveria]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 May 2021 01:56:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TheWomynpreneur Talk]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis digital]]></category>
		<category><![CDATA[celosia etnik]]></category>
		<category><![CDATA[thewomynpreneur talk]]></category>
		<category><![CDATA[valeria nisatama]]></category>
		<category><![CDATA[Women EMpowerment]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=1028</guid>

					<description><![CDATA[Valeria Nisatama, seorang CEO dari local brand batik, Celosia Etnik ini menjadi narasumber dari Talkshow Womynpreneur pada episode 3 kemarin. Ia membawakan tema bagaimana sebuah &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-justify">Valeria Nisatama, seorang CEO dari <em>local brand</em> batik, Celosia Etnik ini menjadi narasumber dari Talkshow <em>Womynpreneur </em>pada episode 3 kemarin. Ia membawakan tema bagaimana sebuah bisnis bisa tetap bertahan di masa pandemi seperti ini. Namun, sebenarnya, siapa sih Valeria Nisatama ini sampai bisa diundang sebagai narasumber untuk talkshow-nya <em>TheWomyn</em>? Selain sebagai CEO, beliau juga merupakan fasilitator dari <em>Women Will</em> yang diselenggarakan oleh <em>Google</em>. Bisnisnya, Celosia Etnik juga meraih Top 20 bisnis lokal yang diberikan anugrah oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada bulan Mei 2021. Celosia Etnik sendiri juga masuk pada buku tentang Kisah Sukses 10 UMKM yang ditulis oleh PPI Dunia yang didukung oleh Pak Sandiaga Uno dan Pak Teten Masduki.</p>



<p class="has-text-align-justify">Pada kesempatan kali ini, beliau diundang sebagai narasumber untuk <em>The Womynpreneur Talk</em> untuk episode 3 yang mana membahas tentang “Kisah Sukses Berbisnis Digital di Masa Pandemi”. <em>The Womynpreneur Talk</em> merupakan salah satu program dari <em>TheWomyn</em> yang menyediakan platform bagi para <em>womenpreneur</em> untuk berbagi kisah dan kiat berbisnis dalam bentuk <em>talkshow</em>. Tentu saja, sebelumnya, <em>The Womyn</em> juga sudah mengundang beberapa <em>womenpreneur</em>, <em>lho</em>, seperti Ristin Jatnika, <em>founder</em> dari <em>Mere Naturals</em> dan Banin SN, selaku pemilik dari Rumah Ipus, menarik bukan?</p>



<p class="has-text-align-justify">Dalam <em>talkshow</em> kali ini, ada beberapa poin yang sangat penting untuk dimiliki sebuah bisnis agar tetap bertahan di kala pandemi, terutama di bisnis <em>fashion</em>. Pertama, secara garis besar, sebuah bisnis perlu ada hak paten merek yang didaftarkan, agar nama <em>brand</em> tersebut tidak diambil oleh kompetitor. Ini juga bisa mencegah adanya penggunaan nama <em>brand</em> yang telah didaftarkan sehingga perlu adanya penggantian nama nantinya. Kedua, untuk bisnis <em>fashion</em> perlu adanya produk-produk yang juga sesuai dengan <em>trend</em> yang sedang naik sesuai dengan target market bisnis tersebut. Selain dari segi <em>trend</em>, tentu melek akan teknologi juga sangat penting. Seperti kisah Celosia Etnik yang penjualan semakin bertambah pada masa pendemi, <em>nih. </em>Platform sosial media yang digunakan Celosia Etnik agar bisa meningkatkan penjualan berupa <em>Tik Tok</em>, Instagram dan marketplace. “Jika video-nya masuk ke FYP (<em>For You Page</em>)<em> </em>tentu mempengaruhi sosial media lainnya, seperti followers di Instagram nambah 1,000, di <em>marketplace</em> nambah 500an, juga setiap hari ada yang nanya produk yang di<em>review</em> di <em>Tik Tok</em>”, kata Kak Valeria.<em> </em>Ketiga, perlu adanya peningkatan dan pengembangan <em>brand awareness</em> agar setiap pembeli mengetahui dan mengingat <em>brand</em> kamu.</p>



<p><strong>Baca juga</strong>: <a href="https://thewomyn.com/2021/04/03/financial-literacy-wanita-mandiri/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Yuk, Pahami Financial Literacy dan Jadilah Wanita Mandiri!</a></p>



<p class="has-text-align-justify">Kemudian, trik <em>marketing</em> tentu menjadi salah satu poin penting agar produk dan <em>brand</em> kamu bisa dikenal dan dibeli oleh masyarakat. Tetapi, kini semua marketing mulai beralih ke digital marketing. Kira-kira apa saja yang bisa dilakukan agar produk yang dijual bisa dikenal khalayak ramai? Menurut Kak Valeria, pengaruh <em>influencer </em>yang membantu membawa nama <em>brand</em> dan memperkenalkan produk itu sangat penting. Maka dari itu, perlu adanya pemilihan yang selektif terhadap <em>influencer</em> yang ingin dijadikan <em>partner</em> untuk memperkenalkan produk kamu. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan <em>engagement rate </em>sebagai pedoman untuk keputusannya. Jika angka<em> followers</em> semakin tinggi, biasanya <em>engagement rate </em>akan semakin rendah, tetapi jika nilai <em>engagement rate</em> masih tinggi, itu berarti akun <em>influencer</em> tersebut aktif dan sering berinteraksi dengan pengikutnya, sehingga cocok untuk dijadikan <em>partner</em>.</p>



<p><strong>Baca juga</strong>: <a href="https://thewomyn.com/2021/05/12/4-inspirasi-tunik-lokal-yang-cocok-untuk-hari-raya/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">4 Inspirasi Tunik Lokal Yang Cocok Untuk Hari Raya</a></p>



<p class="has-text-align-justify">Eitss, ini hanya beberapa poin, <em>lho</em> dari <em>talkshow</em> kali ini. Masih banyak lagi yang dibicarakan dan banyak ilmu yang tentunya perlu kamu ketahui agar bisnis kamu bisa bertahan di masa pandemi ini. Sebagai penutup, perlu kamu tahu bahwa setiap bisnis perlu ada “sesuatu yang menonjol atau menarik” sehingga calon <em>customer</em> juga akan tertarik dan loyal terhadap <em>brand </em>kamu. Tetapi, selain itu, kamu juga harus mengetahui alasan dibalik kamu memulai bisnis ini. Meskipun terlihat sangat simpel, tetapi alasan inilah yang akan membuat kamu terus bersemangat mengembangkan bisnis kamu. Sepertinya cukup sampai disini, jangan lupa nonton <em>talkshow</em>nya di <a href="https://www.youtube.com/channel/UC1qK-kgKcFgVPsjGpFvdzQw" target="_blank" rel="noreferrer noopener">YouTube <em>TheWomyn</em></a>, ya! Good luck para <em>womynpreneur</em>!</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="TheWomynpreneur Talk Ep. 3 with Valeria Nisatama || Kisah Sukses Berbisnis Digital di Masa Pandemi" width="1220" height="686" src="https://www.youtube.com/embed/lU-rqR9foHs?start=32&#038;feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2021/05/21/mempertahankan-bisnis-di-tengah-pandemi-ala-valeria-nisatama-ceo-dari-celosia-etnik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
