<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pets &#8211; The Womyn</title>
	<atom:link href="https://thewomyn.com/category/pets/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://thewomyn.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 May 2021 01:14:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/03/cropped-favico-32x32.png</url>
	<title>Pets &#8211; The Womyn</title>
	<link>https://thewomyn.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Aplikasi Adopsi Membantu Kamu Mencari Peliharaan Kesayanganmu!</title>
		<link>https://thewomyn.com/2021/05/19/aplikasi-adopsi-membantu-kamu-mencari-peliharaan-kesayanganmu/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2021/05/19/aplikasi-adopsi-membantu-kamu-mencari-peliharaan-kesayanganmu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dhea Noveria]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 May 2021 01:14:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pets]]></category>
		<category><![CDATA[Adobsi]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Peliharaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pet]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=850</guid>

					<description><![CDATA[Adopsi, aplikasi yang mempertemukan majikan dan hewan terlantar ini sudah dirilis pada bulan September 2016 lalu. Aplikasi ini merupakan aplikasi pertama yang bergerak dalam bidang &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-justify"><em>Adopsi</em>, aplikasi yang mempertemukan majikan dan hewan terlantar ini sudah dirilis pada bulan September 2016 lalu. Aplikasi ini merupakan aplikasi pertama yang bergerak dalam bidang adopsi hewan peliharaan yang dijalankan oleh relawan, Bobby Fernando. Pak Bobby juga adalah seorang relawan dalam sebuah organisasi pecinta hewan. Ia mempercayai bahwa aplikasi ini tidak hanya ditargetkan untuk lembaga tetapi juga individu yang menyukai hewan. &#8220;Platform ini ingin menghubungkan pihak yang sering melakukan penyelamatan hewan dengan masyarakat yang ingin mengadopsi hewan peliharaan. Kami baru berjalan selama dua bulan, dan saat ini sudah ada lebih dari 500 anggota dengan 70-an hewan peliharaan yang siap diadopsi,&#8221; papar Bobby Fernando.  Sejauh ini, <em><a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=com.oninyon.adopsi&amp;hl=en&amp;gl=US" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Adopsi</a> </em>berhasil menarik 15.000 pengguna dan lebih dari 1.200 hewan telah didaftarkan serta 300 hewan telah berhasil diadopsi.</p>



<p class="has-text-align-justify">Selain menjadi aplikasi yang mendukung hewan terlantar, aplikasi ini juga banyak memberikan manfaat baik sebagai pengguna atau pengembang.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Sarana belajar</h3>



<p class="has-text-align-justify">Latar belakang pengembang yang lebih terfokuskan pada Android, maka mereka pertama meluncurkan aplikasi bagi pengguna Android. Aplikasi ini akan dikembangkan secara pelan-pelan karena dari pihak pengembang juga akan belajar lebih banyak untuk pembuatan aplikasi sendiri.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Galang dana untuk aplikasi</h3>



<p class="has-text-align-justify">Karena proyek yang berfokuskan pada kegiatan sosial, Bobby mendapat kesulitan saat mengajukan proyek ini pada calon investor. Umumnya, investor ingin menginvestasikan pada proyek yang <em>business-oriented</em>, atau yang menghasilkan dana. Maka dari itu, Bobby akhirnya memutuskan untuk mencoba <em>crowdfunding</em>. Mereka memerlukan dana ini agar aplikasi ini bisa dikembangkan menjadi lebih efektif dengan fitur yang lebih banyak.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Menjadi solusi</h3>



<p class="has-text-align-justify">Bobby terus terang menyatakan bahwa aplikasi ini memiliki prospek untuk menjadi solusi dari permasalahan yang sedang beredar di masyarakat. Salah satunya adalah larangan konsumsi daging anjing dan kucing, atau juga <em>animal welfare</em>. &#8220;Saya lihat <em>animal welfare</em> di Indonesia itu mulai dikenal tidak seperti lima atau 10 tahun lalu. Otomatis kebutuhan untuk hewan-hewan ini diadopsi itu akan semakin meningkat. Terus ini kan banyak isu soal daging anjing atau kucing. Ketika ada pelarangan, tentu ada penyitaan. Saya enggak mau mereka diambil, disita, tapi nggak ada solusinya hewan ini mau diapakan. Kalau ada aplikasi ini saya bisa datang ke pihak berwenang ini ada solusinya,&#8221; ucap Bobby.</p>



<p><strong>Baca juga</strong>: <a href="https://thewomyn.com/2021/03/21/4-pet-influencer-yang-wajib-difollow-di-sosial-media/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">4 Pet Influencer Yang Wajib Difollow di Sosial Media</a></p>



<p class="has-text-align-justify">Aplikasi <em>Adopsi </em>ini bisa digunakan dengan mudah. Pengguna mengunduh foto-foto hewan yang siap diadopsi. Lalu, jika kamu tertarik menjadi<em> adopter</em>, maka akan ada notifikasi pengajuan. Agar memastikan hewan tersebut mendapat rumah yang layak, pihak <em>Adopsi </em>juga akan melakukan <em>home visit</em> ke rumah calon adopter. Sementara itu, bagi adopter, mereka tinggal memilih hewan-hewan yang bisa diadopsi berdasarkan lokasi. Jika tertarik, maka mereka cukup mengisi formulir melalui aplikasi dan menunggu respon dari hasil pengajuan adopsi tersebut. Aplikasi ini sama sekali tidak memungut biaya. &#8220;Di aplikasi ini, kita melarang adanya transaksi jual beli hewan peliharaan. Proses adopsinya dilakukan tanpa ada biaya apapun,&#8221; imbuh Pak Bobby.</p>



<p class="has-text-align-justify">Kini, kamu sudah mengetahui aplikasi sosial ini bukan, <em>ladies</em>? Bagi kamu pecinta binatang, kamu bisa melakukan satu aksi kecil dengan mengadopsi binatang terlantar. Jika kamu juga tertarik pada aplikasi ini, kamu bisa mengunduhnya di <em>AppStore</em>. Untuk aplikasi pada iOS diisukan akan segera dirilis dengan pembaharuan fitur yang lebih canggih. Ingat! <em>The world will be a better place if you contribute a small act into it.&nbsp;</em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2021/05/19/aplikasi-adopsi-membantu-kamu-mencari-peliharaan-kesayanganmu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>4 Pet Influencer Yang Wajib Difollow di Sosial Media</title>
		<link>https://thewomyn.com/2021/03/21/4-pet-influencer-yang-wajib-difollow-di-sosial-media/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2021/03/21/4-pet-influencer-yang-wajib-difollow-di-sosial-media/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fairuz Insani]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2021 01:42:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pets]]></category>
		<category><![CDATA[Pet]]></category>
		<category><![CDATA[Pet influencer]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial Media]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=609</guid>

					<description><![CDATA[Di masa sekarang, banyak orang berlomba-lomba untuk menjadi influencer, mulai dari kecantikan, makanan, otomotif, hingga hewan. Belakangan ini ramai sekali para hewan peliharaan menjadi pet &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-justify">Di masa sekarang, banyak orang berlomba-lomba untuk menjadi <em>influencer</em>, mulai dari kecantikan, makanan, otomotif, hingga hewan. Belakangan ini ramai sekali para hewan peliharaan menjadi <em>pet influencer</em> di platform sosial media seperti Instagram.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Kelucuan dan kegemasan tingkah para hewan ini dapat menarik minat banyak orang, tak jarang para pemilik hewan ini memanfaatkan kesempatan untuk menarik perhatian dan profit yang didapat tidak sedikit mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung <em>audience</em> dan <em>branding</em> dari pemilik akun itu sendiri</p>



<p class="has-text-align-justify">Para <em>pet-influencer </em>ini memulai karirnya dengan iseng mem-<em>posting</em> kegiatan lucu hewan peliharaan seperti makan, atau ketika sedang bermain dengan pemiliknya, maupun tingkah-tingkah lucu seperti merengek ataupun sedang bermain dengan sesama hewan peliharaan lainnya</p>



<p class="has-text-align-justify">Beberapa dari <em>pet-influencer </em>tidak hanya memiliki akun sosial media seperti Instagram, Facebook, atau Twitter. Mereka juga memiliki kanal Youtube sendiri untuk membagikan video keseharian mereka bersama peliharaan kesayangan. Nah, The Womnyn akan membagikan 4 <em>pet-influencer </em>baik lokal maupun internasional yang wajib difollow di sosial media&nbsp;</p>



<ol class="wp-block-list"><li>Puding dan Pastel (mew_pawmily)</li></ol>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://lh3.googleusercontent.com/iCHsLaODm2MrqfUVeZzR1l90H42DHLHb9Fo6Arr5o4ONkdgZJjp39DDPmu9Xz2e7zundwrshMk7VY-fUOGbLhtckLUvUpK9f7bmaovlI36Y1Jyf4UlRXoYNy4--sTTeVqKp-0dRq" alt=""/><figcaption>credit: instagram (mew_pawmily)</figcaption></figure>



<p class="has-text-align-justify">Puding (Kanan) dan Pastel (Kiri) adalah dua <em>pet influencer</em> menggemaskan asal Bandung, yang mempunyai kepribadian yang berbeda. Puding dikenal sebagai kucing yang mengaku bahwa dirinya kurus dan langsing ini sering dijadikan bahan candaan oleh netizen karena dalam video-videonya di Instagram terlihat Puding suka mengambil makanan milik saudaranya Pastel.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Sedangkan Pastel sedikit lebih pendiam dari Puding, meski begitu banyak dari netizen merasa kasihan dengan Pastel karena kerap kali menjadi korban dari keisengan Puding</p>



<p class="has-text-align-justify">Tidak hanya itu, Ayah (pemilik dari puding dan pastel) juga suka memberikan fakta-fakta menarik mengenai kucing yang pastinya tidak kalah seru dan informatif.&nbsp;</p>



<p>Sosial Media : Instagram (mew_pawmily), Youtube (mewpawmily), TikTok (mewpawmily)</p>



<ol class="wp-block-list" start="2"><li>Life With Malamutes</li></ol>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://lh3.googleusercontent.com/4b9umb3lKOHG2gC8gV00gbx8QgAPher_AQ0YmQtHeQJNMP-YECToAsmVyDAGcZywsw5N66tmbyY6f1PWwCtCzAoWKzfGmdXUU-eO47WMoSpPGYbsj5fkEztjrst2wkJ88wgZPxdO" alt=""/><figcaption>credit: instagram (lifewithmalamutes)</figcaption></figure>



<p class="has-text-align-justify">Tinggal bersama 3 anjing raksasa, satu kucing dan anak kecil?, bagi sebagian orang ini sungguh merepotkan. Tapi tidak untuk <em>pet influencer</em> asal Manchester, Inggris. Emma Leigh Matthews adalah seorang ibu dengan satu anak yang tinggal bersama suaminya Shane dan keempat hewan peliharaan mereka.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Empat peliharaan menggemaskan ini terdiri dari 3 anjing jenis Malamute dan satu kucing jenis Maine Coon. Diurutkan dari bawah kiri ada Phil yang paling tua, ada Niko dan Teddy yang berada di kursi, serta Milo, yang digendong oleh Emma.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Namanya mulai terkenal, ketika muncul video dirinya dan tiga peliharaan mereka (minus Teddy) di kanal Youtube The Dodo, saat itu Emma sedang mengandung putri mereka, Amelia yang sekarang berumur satu tahun. Sejak saat itu, Emma sering membagikan video keseharian mereka di kanal Youtube mereka, Life With Malamutes yang sekarang sudah memiliki lebih dari 500 ribu <em>subscribers</em>.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Salah satu video paling sering ditonton adalah video ketika anjing tertua mereka Phil menolak untuk dimandikan. Berbagai cara dilakukan Emma dan Shane untuk memandikan anjing besar ini.&nbsp;</p>



<p>Sosial Media:&nbsp; Instagram (lifewithmalamutes), Youtube (Life With Malamutes)</p>



<ol class="wp-block-list" start="3"><li>Meet The Wonderbutts (meet.the.wonderbutts)</li></ol>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://lh4.googleusercontent.com/JI7CTImf8pDkx-jujrfmvor7Z5IQgTEI4eSW366ECcfuQ4PRm2VHjZzD0vZ49UW61_yow_3HqyoTq5Dg-FWU0DcS1vPnOotlRgf5_0Me3kZ73YZ5-tzfURfL5yUVi0arNkp5JJ2u" alt=""/><figcaption>credit: instagram (meet.the.wonderbutts)</figcaption></figure>



<p class="has-text-align-justify">Anjing jenis ras Corgi sedang gandrung digemari saat ini, salah satu keunikan dari anjing ras ini adalah selain kakinya yang pendek, yang mencuri perhatian adalah mereka tidak mempunyai ekor sama sekali, meski masih ada anjing jenis ras ini yang juga memilki ekor. Tetapi keunikan itulah yang membuat anjing ini cukup digemari.</p>



<p class="has-text-align-justify">Salah satu <em>pet influencer</em> yang memperlihatkan kelucuan dari anjing ras ini adalah pasangan asal Jakarta yang memiliki 4 anjing corgi yang menggemaskan dikenal dengan nama The Wonderbutts. Mereka adalah Ian, Ben, Patrick dan Lizzie.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Selain membagikan kelucuan tingkah para corgi ini, pasangan Edison Wang dan Jessie Febrina ini juga membagikan tips dan trik bagaimana mendidik anjing yang benar, mulai dari pola makan, mengajarkan trik kepatuhan, dan terkadang memberikan cerita mengenai perkembangan empat corgi yang namanya diambil dari aktor dan aktris legendaris Inggris.</p>



<p>Sosial Media: Instagram (meet.the.wonderbutts)</p>



<p>Baca juga: <a href="https://thewomyn.com/2021/03/10/mengenal-sosok-kimono-mom-yang-dulunya-seorang-geisha/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Mengenal Sosok Kimono Mom yang Dulunya Seorang Geisha</a></p>



<ol class="wp-block-list" start="4"><li>&nbsp;Doug The Pug (itsdougthepug)</li></ol>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://lh3.googleusercontent.com/XLbTAj1cmMBF86H_Lu_nGr0CgFSZPDaDEk75aDvJbeYu1CN8WB9WBMdT-NjfPsgvddQ-SBEFXK_WER77_U7c2LJDhVRljUaEcs7l7H0Py1v0928VkKEa29ATNiHNbGcjHNRDiKUD" alt=""/><figcaption>credit: instagram (itsdougthepug)</figcaption></figure>



<p class="has-text-align-justify">Jika kita berbicara soal <em>pet influencer</em> rasanya tidak lengkap jika tidak membahas anjing satu ini. Doug the Pug, adalah selebriti hewan asal Amerika Serikat yang terkenal karena memenangkan penghargaan People’s Choices Awards di tahun 2019.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Doug sendiri sudah pernah tampil di beberapa <em>music video </em>penyanyi terkenal, salah satunya adalah video musik <em>swish-swish</em> milik Katy Perry dan DNCE, <em>Kissing Strangers</em>. Selain hadir dalam <em>music video, </em>Doug juga pernah berfoto bersama artis &#8211; artis terkenal. Mulai dari Harry Styles, Shakira, hingga grup k-pop asal Korea Selatan, BTS.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Doug juga hadir dalam beberapa iklan makanan anjing hingga berakting dalam film The Mitchells vs the Machines, tidak hanya itu, dia juga memilki <em>merchandise </em>yang dijual di toko-toko besar di Amerika seperti Wal-Mart dan Target</p>



<p class="has-text-align-justify">Semenjak memenangkan penghargaan <em>Nashville Scene </em>di tahun 2015, dan pemilik dari Doug, Leslie Moiser mengeluarkan buku dengan judul <em>Doug the Pug : King of Pop Culture</em> di tahun 2016, kepopuleran Doug meningkat tajam, hingga saat ini, jumlah pengikutnya sudah mencapai 4 juta pengikut di Instagram.</p>



<p>Sosial Media: Instagram (itsdougthepug), Youtube (doug the pug)&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">4 <em>pet-influencer </em>ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memberikan informasi yang bermanfaat mengenai pendidikan hewan, mulai dari pola asuh hewan yang benar, nutrisi yang baik untuk hewan dan sebagainya. Meski begitu perlu diperhatikan, hewan juga memiliki hak yang sama dengan manusia, jadi jika kalian ingin menjadi seorang <em>pet-influencer</em>, pastikan perhatikan kondisi kesehatan fisik dan mental hewan kalian ya!</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2021/03/21/4-pet-influencer-yang-wajib-difollow-di-sosial-media/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
