<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Travelling &#8211; The Womyn</title>
	<atom:link href="https://thewomyn.com/tag/travelling/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://thewomyn.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Apr 2021 09:19:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/03/cropped-favico-32x32.png</url>
	<title>Travelling &#8211; The Womyn</title>
	<link>https://thewomyn.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Inilah Perlengkapan yang Wajib Ladies Bawa Saat Hiking</title>
		<link>https://thewomyn.com/2021/04/02/inilah-perlengkapan-yang-wajib-ladies-bawa-saat-hiking/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2021/04/02/inilah-perlengkapan-yang-wajib-ladies-bawa-saat-hiking/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dhea Noveria]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Apr 2021 01:43:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[hiking]]></category>
		<category><![CDATA[Perlengkapan Hiking]]></category>
		<category><![CDATA[Travelling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=730</guid>

					<description><![CDATA[Di daerah Indonesia, banyak sekali gunung-gunung yang sering menjadi tujuan pendaki. Beberapa gunung yang paling sering didaki yaitu Gunung Bromo, Gunung Prau, Gunung Ijen, Gunung &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-justify">Di daerah Indonesia, banyak sekali gunung-gunung yang sering menjadi tujuan pendaki. Beberapa gunung yang paling sering didaki yaitu Gunung Bromo, Gunung Prau, Gunung Ijen, Gunung Semeru dan Gunung Rinjani. Kegiatan mendaki sebenarnya memberikan banyak manfaat selain sekedar <em>refreshing</em> dan olahraga, <em>lho</em>. Kira-kira apa saja manfaatnya? Simak lebih lanjut!</p>



<p>1. Cegah osteoporosis</p>



<p class="has-text-align-justify">Banyak sekali studi yang mengatakan bahwa olahraga memanjat gunung ini bisa menguatkan tulang. Hal ini karena mendaki merupakan salah satu aktivitas fisik <em>weight-bearing</em>, yang artinya jenis olahraga yang memaksa tubuhnya melawan gravitasi serta memberi beban pada tulang. Tekanan pada tulang akan semakin terasa pada tanjakan maupun turunan.</p>



<p>2. Menurunkan kolesterol dan tekanan darah tinggi</p>



<p class="has-text-align-justify">Berdasarkan laporan yang dilansir oleh <em>National Heart, Lung, and Blood Institute</em> pada tahun 2003, mendaki gunung bisa menurunkan risiko terjangkitnya penyakit kronis yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi hingga 10 poin. Dengan adanya tanjakan dan turunan selama proses mendaki merupakan wujud menurunnya kadar tekanan darah. Area turunan dapat menurunkan kolesterol jahat (<em>low-density lipoprotein</em>), sedangkan area tanjakan bisa menurunkan kadar trigliserida yang bisa memicu penyakit jantung.</p>



<p>3. Mengobati kanker</p>



<p class="has-text-align-justify">Para pengidap kanker baik wanita maupun pria disarankan untuk berolahraga dan salah satu olahraga tersebut adalah mendaki gunung. Telah terbukti bahwa di studi yang dilansir di <em>Huffington Post</em> mengatakan bahwa penyintas kanker payudara pada wanita tersebut rutin berolahraga dan salah satu olahraga yang dipilihnya adalah <em>hiking</em>.</p>



<p class="has-text-align-justify">Setelah kamu mengetahui 3 manfaat <em>hiking</em> selain untuk melepas kepenatan pada kehidupan kota ataupun kondisi yang tertekan, juga bisa membantu menurunkan berat badan. Hal ini karena kegiatan mendaki sangat membutuhkan energi yang ekstra untuk mendaki tanjakan dan menuruni lereng. Tetapi, sebelum kamu mulai mempersiapkan rute pendakianmu, tahukah barang apa yang wajib dibawa selama <em>hiking</em>? Perlu diketahui bahwa barang-barang yang tertulis merupakan perlengkapan <em>hiking</em> satu hari dan harus disesuaikan dengan lokasi pendakian serta kebutuhan kamu!</p>



<p>a. Peta atau GPS</p>



<p class="has-text-align-justify">Umumnya memang daerah pegunungan yang didaki sudah memiliki tanda-tanda yang telah dibubuhi oleh pendaki sebelumnya. Tetapi perlu diketahui bahwa tanda-tanda tersebut tidak bisa dijamin 100% keakuratannya. Kamu mungkin memerlukan peta sendiri sebagai petunjuk arah, maupun masyarakat lokal yang bisa menjadi penunjuk jalan. Tentu GPS yang ada di <em>smartphone</em> kamu tidak cukup sebagai petunjuk arah.</p>



<p>b. Senter atau Helm Senter</p>



<p class="has-text-align-justify">Meskipun <em>smartphone</em> pada umumnya telah dilengkapi oleh senter, tetap saja untuk baterai ponsel sendiri tidak akan tahan lama. Salah satu alternatifnya adalah senter dengan cadangan baterai biasa. Senter ini sangat diperlukan untuk berjaga-jaga jika pencahayaan pada malam hari kurang. Namun untuk lebih efektifnya, kamu bisa menyiapkan helm senter agar kedua tangan kamu bisa bebas bergerak.</p>



<p>c. <em>Sunscreen</em> atau tabir surya</p>



<p class="has-text-align-justify">Mungkin kamu berpikir bahwa <em>sunscreen</em> hanya perlu digunakan saat di pantai dan umumnya digunakan oleh kaum hawa. Tetapi tahukah kamu bahayanya cahaya matahari yang berlebihan terhadap kulit kamu? Kulit yang terpapar sinar matahari yang berlebihan bisa menyebabkan kanker. Selain daripada itu, tubuh kamu juga akan lebih mudah lelah dan letih. Maka kamu harus menggunakan tabir surya, selalu, jika memungkinkan <em>sunscreen</em> yang SPF 30 atau lebih tinggi. Untuk tambahan perlindungan dari sinar matahari, kamu bisa membawa kacamata hitam dan topi pantai.</p>



<p>d. Perlengkapan pertolongan pertama</p>



<p class="has-text-align-justify"><em>First aid kit</em> sangat penting untuk dibawa. Kamu tidak bisa memprediksi apa yang bisa terjadi selama proses pendakian. Untuk itu, kamu harus menyediakan persediaan untuk berjaga-jaga. Perlengkapan yang dimaksud tidak harus yang lengkap tetapi bisa berupa obat-obatan dan perlengkapan dasar, seperti perban, <em>betadine</em>, dan lainnya.</p>



<p>e. &nbsp; &nbsp; &nbsp; Pisau dan mancis</p>



<p class="has-text-align-justify">Kedua alat ini sangat diperlukan selama pendakian. Pisau yang dimaksud adalah pisau <em>Swiss</em> yang digunakan untuk memotong tali, perban dan lainnya. Mancis juga bisa digunakan jika kamu ingin membuat api unggun. Memang tidak dianjurkan untuk menyalakan api unggun, tetapi jika kamu kedinginan dan tidak bisa menahan rasa dingin tersebut, kamu bisa menggunakan mancis untuk membuat api unggun agar bisa menghangatkan tubuh kamu. Kedua barang ini tidak memakan tempat karena ukurannya yang kecil, maka kamu tidak boleh melupakannya, ya!</p>



<p class="has-text-align-justify">Setelah kamu mengetahui perlengkapan yang harus dibawa, kamu sudah siap untuk melakukan pendakian! Jangan lupa membawa baju, makanan dan minuman ekstra sebab kamu tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi selama pendakian. <em>Happy hiking!</em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2021/04/02/inilah-perlengkapan-yang-wajib-ladies-bawa-saat-hiking/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Travelling Aman di Era New Normal, Akan Jadi Seperti Apa?</title>
		<link>https://thewomyn.com/2020/06/28/cara-travelling-aman-di-era-new-normal-akan-jadi-seperti-apa/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2020/06/28/cara-travelling-aman-di-era-new-normal-akan-jadi-seperti-apa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Putri Zaharah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2020 04:48:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Bioskop]]></category>
		<category><![CDATA[Konser]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Travelling]]></category>
		<category><![CDATA[Virtual]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=285</guid>

					<description><![CDATA[Pandemi virus Corona saat ini telah banyak mengubah aspek dari kehidupan manusia, salah satunya cara untuk ber-travelling. Liburan memang merupakan salah satu aspek yang dibutuhkan &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-justify"><p>Pandemi virus Corona saat ini telah banyak mengubah aspek dari kehidupan manusia, salah satunya cara untuk ber-<em>travelling</em>. Liburan memang merupakan salah satu aspek yang dibutuhkan oleh manusia. Saat sudah penat dengan pekerjaan dan aktivitas sehari-hari, manusia butuh untuk menenangkan pikiran dengan cara relaksasi dan me-<em>refresh</em> otak dengan cara <em>travelling.</em></p></p>



<p class="has-text-align-justify">Di saat situasi seperti sekarang ini, akan susah bagi orang-orang untuk melakukan suatu kegiatan diluar karena ruang gerak yang dibatasi. Orang-orang harus berjaga jarak dengan orang lain, mengikuti seluruh protokol kesehatan demi mencegah virus yang dapat menyebar. Perubahan sistem ini mempengaruhi cara orang untuk dapat menikmati liburan karena sudah jenuh di rumah.</p>



<p class="has-text-align-justify">Beberapa cara telah dilakukan agar industri pariwisata dan hiburan tetap dapat bertahan. Ada yang mengubahnya menjadi bentuk teknologi seperti penggunaan robot dan teknologi <em>Artificial Intelligence</em>, ada yang mencoba dengan cara lain namun tetap aman dengan tidak saling bersinggungan dengan orang lain. Berikut beberapa tren yang dianggap akan mengubah pola pariwisata dan industri hiburan di masa depan:</p>



<p><p><strong>1. Bioskop Drive Thru</strong></p></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="707" height="1024" src="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/jona-8KLIipGfYo4-unsplash-707x1024.jpg" alt="" class="wp-image-877" srcset="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/jona-8KLIipGfYo4-unsplash-707x1024.jpg 707w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/jona-8KLIipGfYo4-unsplash-207x300.jpg 207w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/jona-8KLIipGfYo4-unsplash-768x1113.jpg 768w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/jona-8KLIipGfYo4-unsplash-1060x1536.jpg 1060w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/jona-8KLIipGfYo4-unsplash-1413x2048.jpg 1413w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/jona-8KLIipGfYo4-unsplash-41x60.jpg 41w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/jona-8KLIipGfYo4-unsplash-scaled.jpg 1767w" sizes="(max-width: 707px) 100vw, 707px" /><figcaption>Cr. Jona/ Unsplash</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify">Banyak orang yang sudah merindukan nonton film di bioskop, namun <em>social distancing</em> memaksa bioskop untuk menutup sementara layanan mereka. Bioskop <em>drive thru</em> bisa menjadi salah satu solusinya. Dubai telah memulai untuk membuat bioskop <em>drive thru</em>, dimana pengunjung dapat menikmati cara baru menonton film dari kendaraan mereka masing-masing. Cara ini seperti kembali ke dalam masa tahun 90-an, namun dengan cara ini diharapkan industri perfilm-an tidak akan mati karena pengunjung akan tetap merasa aman dan nyaman.</p>



<p><p><strong>2. Konser Musik dan Pertunjukan Virtual</strong></p></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/pexels-artem-podrez-4492134-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-878" srcset="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/pexels-artem-podrez-4492134-1024x576.jpg 1024w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/pexels-artem-podrez-4492134-300x169.jpg 300w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/pexels-artem-podrez-4492134-768x432.jpg 768w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/pexels-artem-podrez-4492134-107x60.jpg 107w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/pexels-artem-podrez-4492134-840x473.jpg 840w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/pexels-artem-podrez-4492134.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Cr. Artem / Pexels</figcaption></figure></div>



<p class="has-text-align-justify">Kedekatan antara artis dengan penonton saat ini tidak hanya dapat dirasakan saat konser saja, namun lebih dari itu. Euforia penonton akan lebih luas tercapai dengan kecanggihan teknologi saat ini. Pertunjukan virtual ini banyak dipilih orang dengan alasan kesehatan. Konser musik sudah tidak bisa lagi dilakukan saat ini, salah satu caranya dengan melakukan virtual. Walaupun, akan sedikit mengurangi <em>vibes</em> dan <em>hype</em>-nya kemeriahan konser, namun tidak mengurangi kepuasan penonton kepada artis idolanya.</p>



<p><p><strong>3. Virtual Reality Mengunjungi Museum</strong></p></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img decoding="async" width="1024" height="682" src="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/pexels-riccardo-bresciani-69903-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-879" srcset="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/pexels-riccardo-bresciani-69903-1024x682.jpg 1024w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/pexels-riccardo-bresciani-69903-300x200.jpg 300w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/pexels-riccardo-bresciani-69903-768x512.jpg 768w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/pexels-riccardo-bresciani-69903-90x60.jpg 90w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/pexels-riccardo-bresciani-69903-420x280.jpg 420w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/pexels-riccardo-bresciani-69903.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Cr. Riccardo/ Pexels</figcaption></figure></div>



<p>Museum tengah berjuang saat ini. Banyak museum yang ditutup sementara demi alasan kesehatan. Untuk menyikapi hal ini, sudah ada <em>virtual reality</em> dari beberapa museum di dunia yang memungkinkan pengunjung untuk mengunjungi museum dengan cara yang berbeda. Ada yang melalui <em>google street view</em> dan yang lainya melakukan penyesuaian dengan cara pemandu wisata berkeliling untuk menjelaskan museum tersebut secara virtual. Hal ini tidak akan mengurangi esensi dari pengetahuan loh, karena yang dijelaskan pastinya sudah lengkap banget!</p>



<p><p><strong>4. Penggunaan Robot Dalam Hotel/ Restaurant</strong></p></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/pexels-alex-knight-2599244-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-880" srcset="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/pexels-alex-knight-2599244-1024x682.jpg 1024w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/pexels-alex-knight-2599244-300x200.jpg 300w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/pexels-alex-knight-2599244-768x512.jpg 768w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/pexels-alex-knight-2599244-90x60.jpg 90w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/pexels-alex-knight-2599244-420x280.jpg 420w, https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/04/pexels-alex-knight-2599244.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Cr. Alex Knight / Pexels</figcaption></figure></div>



<p>Penggunaan teknologi robot sudah pasti banyak diminati masyarakat. Penggunaan robot ini bisa dijadikan sebagai <em>receptionist</em> atau pelayan restoran. Untuk meminimalisir jumlah orang dan kontak fisik, robot dapat menjadi salah satu alternatif di masa mendatang. Pastinya juga akan mengundang banyak pengunjung karena penggunaan teknologi tersebut.</p>



<p>Nah, itu tadi beberapa alternatif cara <em>travelling</em> yang aman di masa mendatang. Tidak dapat dipungkiri, penggunaan teknologi akan semakin mendominasi. Semoga kondisi cepat pulih, dan sektor pariwisata serta industri hiburan dapat kembali beroperasi.</p>



<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2020/06/28/cara-travelling-aman-di-era-new-normal-akan-jadi-seperti-apa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
