<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sepatu &#8211; The Womyn</title>
	<atom:link href="https://thewomyn.com/tag/sepatu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://thewomyn.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Apr 2021 02:48:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/03/cropped-favico-32x32.png</url>
	<title>sepatu &#8211; The Womyn</title>
	<link>https://thewomyn.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jarang Keluar Tapi Ingin Sepatu Tetap Awet? Lakukan Cara Ini</title>
		<link>https://thewomyn.com/2021/04/29/jarang-keluar-tapi-ingin-sepatu-tetap-awet-lakukan-cara-ini/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2021/04/29/jarang-keluar-tapi-ingin-sepatu-tetap-awet-lakukan-cara-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fairuz Insani]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2021 02:48:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[sepatu]]></category>
		<category><![CDATA[Shoes]]></category>
		<category><![CDATA[style]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=933</guid>

					<description><![CDATA[Ladies, pandemi COVID-19 telah membuat banyak perubahan dalam keseharian kita. Meski sekarang sudah banyak orang memberanikan diri untuk keluar rumah dengan dilengkapi protokol kesehatan. Tetapi, &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-justify"><em>Ladies, </em>pandemi COVID-19 telah membuat banyak perubahan dalam keseharian kita. Meski sekarang sudah banyak orang memberanikan diri untuk keluar rumah dengan dilengkapi protokol kesehatan. Tetapi, masih banyak juga yang lebih memilih untuk keluar seperlunya saja agar terhindar dari penularan.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Selama setahun belakangan, kita menghabiskan banyak waktu dirumah. Selain karena peraturan PSBB, juga kita masih takut untuk berpergian karena resiko tertular dan hal ini berdampak pada&nbsp; kondisi sepatu yang biasa digunakan.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Jika kita tidak merawat sepatu&nbsp; dengan baik, maka akan berdampak buruk bagi kondisi sepatu, terlebih jika selama setahun kita tidak mempergunakan sepatu tersebut, akibatnya sepatu cepat bau, dan warna asli sepatu akan memudar ataupun menguning yang dapat merusak penampilan.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Salah satu kesalahan yang seringkali dilakukan oleh kebanyakan orang adalah dengan tidak mengetahui bahan dari sepatu tersebut, penggunaan sabun yang sembarangan dan kurang bersihnya dalam merawat sepatu tentu akan memperparah kondisi dari sepatu itu sendiri.&nbsp;</p>



<p class="has-text-align-justify">Lalu, bagaimana sih cara kita untuk bisa merawat sepatu yang jarang dipergunakan, apa saja hal-hal yang harus dilakukan agar bisa merawat sepatu layaknya seperti baru. The Womyn akan memberikan kiat-kiat mudah untuk merawat sepatu kesayangan kalian.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Gunakan sikat yang tepat</h3>



<p class="has-text-align-justify">Salah satu kesalahan fatal ketika kita mencuci sepatu adalah dengan menggunakan sikat yang tidak sesuai dengan jenis bahan sepatu sehingga merusak permukaan dari sepatu itu sendiri. Terutama sepatu yang berbahan dasar beludru dan kulit. Nah, untuk menjaga agar sepatu kita tahan lebih lama, saat mencuci gunakan sikat yang lembut untuk bahan seperti beludru, kulit dan bahan yang sensitif lainnya. Sedangkan untuk bahan sepatu seperti kanvas bisa menggunakan sikat sintetis untuk membersihkan sepatu dari debu dan kotoran yang menempel.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Simpanlah sepatu di tempat yang kering</h3>



<p class="has-text-align-justify">Sepatu yang terjaga dengan baik adalah sepatu yang selain dibersihkan secara baik dan berkala, juga disimpan ditempat yang kering. Simpanlah sepatu di area yang sejuk dan kering, jika mempunyai ruang yang besar simpan sepatu di lemari sepatu, tetapi menggunakan rak sepatu juga tidak masalah selama tidak terpapar sinar matahari langsung.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Jangan buang kotak sepatu berserta bungkusannya</h3>



<p class="has-text-align-justify">Jika <em>Ladies</em> membeli sepatu pasti sudah termasuk pembungkusnya dan <em>silica gel </em>bukan, bahkan di beberapa merek sepatu sudah termasuk plester pelindung sepatu. Nah jangan dibuang ya! Karena hal tersebut berguna sekali untuk menjaga sepatu kita dari bau yang tidak sedap ketika sedang tidak digunakan.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. Gunakanlah sabun khusus untuk sepatu. </h3>



<p class="has-text-align-justify"><em>Ladies, </em>terkadang kita sering mengeluhkan sepatu kita mudah rusak, padahal sudah sering dicuci, Eits ternyata sabun yang kita gunakan bukanlah sabun khusus sepatu. Nah, untuk menghindari hal tersebut sebaiknya gunakan sabun yang memang diformulasikan untuk sepatu. Hal ini berguna untuk menghindari noda kuning yang timbul akibat mencuci sepatu menggunakan deterjen untuk pakaian.&nbsp;</p>



<h3 class="wp-block-heading">5.Hindari mengeringkan sepatu di bawah sinar matahari langsung</h3>



<p class="has-text-align-justify">Memang, menjemur sepatu dibawah sinar matahari langsung akan mempercepat proses pengeringan sehingga bisa langsung digunakan. Tetapi, tahukah <em>ladies</em> kalau hal tersebut tidak baik bagi sepatu kita? Pengeringan dengan sinar matahari langsung dapat merusak struktur bahan sepatu lho, terutama sepatu dari bahan <em>fabric </em>atau kanvas. Maka dari itu, cukup angin-anginkan saja atau simpan di tempat yang teduh dan tidak langsung terkena sinar matahari agar menjaga struktur bahan dari sepatu itu sendiri. </p>



<p>Baca Juga: <a rel="noreferrer noopener" href="https://thewomyn.com/2021/03/08/tips-outfit-dan-make-up-sesuai-warna-kulitmu/" target="_blank">Tips Outfit dan Make-up Sesuai Warna Kulitmu</a></p>



<p><br>Nah <em>ladies</em>, sepatu yang tahan lama adalah sepatu yang terawat dengan baik, mulai dari penyimpanan hingga perawatannya terjaga dan dilakukan secara hati-hati sesuai dengan jenis bahan sepatunya. Jika <em>ladies</em> bisa merawat sepatu dengan baik, meski tidak dipergunakan dalam jangka waktu yang lama pun pasti sepatu kalian masih terlihat seperti baru beli. Selamat Mencoba!</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2021/04/29/jarang-keluar-tapi-ingin-sepatu-tetap-awet-lakukan-cara-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ingin Menikah, Berikut Tips Memilih Sepatu Pernikahan Ideal</title>
		<link>https://thewomyn.com/2020/06/28/ingin-menikah-berikut-tips-memilih-sepatu-pernikahan-ideal/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2020/06/28/ingin-menikah-berikut-tips-memilih-sepatu-pernikahan-ideal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Putri Zaharah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2020 05:41:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Relationship]]></category>
		<category><![CDATA[Wedding]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[sepatu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=311</guid>

					<description><![CDATA[Memilih sepatu pernikahan memang biasanya menjadi hal terakhir yang seorang pengantin lakukan. Tetapi jangan salah lho, sepatu yang cantik dan juga nyaman dipakai adalah faktor &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Memilih sepatu pernikahan memang biasanya menjadi hal terakhir yang seorang pengantin lakukan. Tetapi jangan salah lho, sepatu yang cantik dan juga nyaman dipakai adalah faktor yang sangat menentukan dalam kenyamanan kamu ketika harus berdiri berjam-jam di atas pelaminan.&nbsp;</p>



<p>Ada beberapa cara agar Anda tetap terlihat cantik dan merasa nyaman berdiri di pelaminan:</p>



<p><p><strong>1. Sesuaikan sepatu dengan busana yang digunakan</strong></p>
<figure id="attachment_315" aria-describedby="caption-attachment-315" style="width: 626px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2020/06/heeled-shoes-with-bows_1157-90.jpg" alt="Gambar Sepatu Pernikahan" width="626" height="417"><figcaption id="caption-attachment-315" class="wp-caption-text">Gambar Sepatu Pernikahan (Credit Image: freepik.com)</figcaption></figure></p>



<p>Bila Anda mengenakan kebaya, pilih sepatu dengan model &nbsp;<em>high heels</em>, <em>flat shoes,</em> selop, atau <em>ankle strap</em>. Sedangkan, untuk Anda yang memakai gaun pernikahan, Anda bisa memilih lebih banyak model sepatu sesuai tema pernikahan seperti, <em>sneakers</em>, <em>boots </em>atau <em>platform</em>.&nbsp;</p>



<p><p><strong>2. Perhatikan venue acara</strong></p>
<figure id="attachment_316" aria-describedby="caption-attachment-316" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" src="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2020/06/photo-1511285560929-80b456fea0bc-1024x683.jpeg" alt="Gambar Venue Acara Pernikahan" width="700" height="467"><figcaption id="caption-attachment-316" class="wp-caption-text">Gambar Venue Acara Pernikahan (Credit Image: unsplah.com</figcaption></figure></p>



<p>Pastikan kamu menyesuaikan pilihan sepatumu dengan tempat pernikahanmu. Jika pernikahanmu di pantai atau di taman hindari memilih sepatu <em>high heels</em>. Karena hanya akan membuatmu sulit berjalan. Pilihlah <em>flat shoes</em> atau kamu juga bisa mencoba mengenakan sandal bertali jika gaun pernikahan kamu bergaya bohemian.</p>



<p><p><strong>3. Pilih material sepatu yang berbahan nyaman</strong></p>
<figure id="attachment_317" aria-describedby="caption-attachment-317" style="width: 626px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" src="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2020/06/beige-shoes-are-lying-blanket-near-veil-balloons_8353-10525.jpg" alt="Gambar Sepatu Pernikahan" width="626" height="417"><figcaption id="caption-attachment-317" class="wp-caption-text">Gambar Sepatu Pernikahan (Credit Image: freepik.com)</figcaption></figure></p>



<p>Selain model sepatu yang disesuaikan, pastikan juga Anda memilih sepatu yang paling nyaman untuk digunakan. Nantinya, Anda akan lebih banyak berdiri dan berjalan-jalan untuk menyapa para tamu undangan. Sepatu yang nyaman bisa membantu Anda untuk lebih leluasa bergerak tanpa merasa sakit ataupun pegal. Yang pertama, sebaiknya pakai dulu sepatu ini beberapa kali. Sepatu baru biasanya membuat kaki sakit dan tidak nyaman. Ia haruslah dilenturkan dan diperkenalkan dengan kaki terlebih dahulu. Untuk itu, lebih baik 2-3 minggu sebelumnya sepatu pengantin harus sudah di tangan. Pakai sepatu tersebut untuk sekedar berjalan-jalan agar bahannya menjadi lentur dan sesuai di kaki.</p>



<p><p><strong>4. Sesuaikan tinggi dari sepatu</strong></p>
<figure id="attachment_318" aria-describedby="caption-attachment-318" style="width: 626px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2020/06/wedding-shoes-bride-her-wedding-day_1303-16081.jpg" alt="Gambar Wanita Memakai Sepatu Pernikahan" width="626" height="417"><figcaption id="caption-attachment-318" class="wp-caption-text">Gambar Wanita Memakai Sepatu Pernikahan (Credit Image: freepik.com)</figcaption></figure></p>



<p>Selain menyesuaikan warna, kamu juga perlu menyesuaikan tinggi sepatu dengan panjang gaun yang kamu kenakan. Jika gaunmu cukup panjang sampai menyentuh lantai, ada baiknya kamu memakai <em>high heels</em> untuk memudahkan kamu berjalan. Hak sepatu juga harus diperhatikan. Kamu harus berdiri lebih dari 3 jam mengenakan sepatu tersebut. Jika memungkinkan pilih <em>heels</em> tebal dan tak runcing. <em>Platform</em> adalah solusi terbaik karena ia memiliki sol sepatu yang imbang depan belakang.Saat memilih sepatu, Anda juga perlu menyesuaikan dengan tinggi pasangan Anda. Jadinya, ketika Anda berdiri bersebelahan dengan pasangan, Anda bisa terlihat serasi.</p>



<p><p><strong>5. Perhatikan ukuran sepatu</strong></p>
<figure id="attachment_319" aria-describedby="caption-attachment-319" style="width: 626px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2020/06/bride-sitting-stairs_1157-72-1.jpg" alt="Gambar Wanita Memakai Gaun Pernikahan" width="626" height="417"><figcaption id="caption-attachment-319" class="wp-caption-text">Gambar Wanita Memakai Gaun Pernikahan (Credit Image: freepik.com)</figcaption></figure></p>



<p>Pastikan Anda memilih sepatu sesuai ukuran ya. Jika model yang Anda suka tidak menyediakan ukuran untuk kaki Anda, jangan dipaksakan meskipun beda ukurannya tidak terlalu jauh di kaki. Lebih baik Anda memilih model lain yang memang menyediakan ukuran sepatumu. Ingat bahwa Anda akan cukup lama memakai sepatu tersebut dan tamu undangan akan memperhatikan ketika kamu berjalan. Jangan sampai kamu terlihat tidak nyaman akibat ukuran sepatu yang kebesaran atau kekecilan tersebut.</p>



<p>Nah, itu tadi beberapa tips untuk memilih sepatu seperti apa yang bisa dipakai saat hari pernikahan. Hari yang sangat berkesan seumur hidup ini pastinya akan menjadi salah satu momen spesial yang tidak akan dilupakan. Jadi, pemilihan sepatu merupakan satu hal yang penting karena selain dapat menunjang penampilan, juga menjadi perhatian para tamu undangan.</p>



<p>&nbsp;</p>


<p></p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2020/06/28/ingin-menikah-berikut-tips-memilih-sepatu-pernikahan-ideal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
