<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Relationship &#8211; The Womyn</title>
	<atom:link href="https://thewomyn.com/category/relationship/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://thewomyn.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Mar 2021 00:36:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2021/03/cropped-favico-32x32.png</url>
	<title>Relationship &#8211; The Womyn</title>
	<link>https://thewomyn.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hubungan Sehat, Hidup Lebih Lama: Mitos atau Fakta</title>
		<link>https://thewomyn.com/2021/03/29/hubungan-sehat-hidup-lebih-lama-mitos-atau-fakta/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2021/03/29/hubungan-sehat-hidup-lebih-lama-mitos-atau-fakta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dhea Noveria]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Mar 2021 00:36:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Relationship]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Mitos]]></category>
		<category><![CDATA[Pasangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=678</guid>

					<description><![CDATA[Dalam kehidupan kita, tentu memiliki keinginan untuk menjalani masa tua dengan seseorang. Ini merupakan alasan lumrah mengapa pernikahan terjadi. Namun, tidak sedikit juga yang menganggap &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-justify">Dalam kehidupan kita, tentu memiliki keinginan untuk menjalani masa tua dengan seseorang. Ini merupakan alasan lumrah mengapa pernikahan terjadi. Namun, tidak sedikit juga yang menganggap ia tidak memerlukan pasangan. Percayakah kamu bahwa pasangan kamu juga bisa mempengaruhi kesehatan kamu terutama jika hubungan kalian sangat baik? Simak hasil riset berikut dan manfaat lainnya jika kamu punya pasangan hidup.</p>



<p>1. Pasangan bisa meredam rasa sakit</p>



<p class="has-text-align-justify">Sinkronisasi antar pribadi yaitu suatu fenomena dimana secara psikologis pasangan bisa menenangkan sesama, tidak harus pasangan yang memiliki hubungan khusus. Bahkan pertemanan yang mana sudah terjalin dengan sangat lama, dimana masing-masing individu menghabiskan waktu bersama juga bisa memiliki fenomena tersebut. Hasil ini ditemukan oleh para peneliti dari Universitas <em>Colorado</em> di Amerika Serikat serta Universitas <em>Haifa</em> di Israel. Mereka menemukan jika seorang pria menyentuh wanita yang sedang kesakitan, detak jantung dan pola pernafasan akan sinkron. Yang mana artinya, rasa sakit wanita tersebut akan berkurang. &#8220;Semakin empati pasangan dan semakin kuat efek analgesik, maka semakin tinggi sinkronisasi antara keduanya ketika mereka bersentuhan,&#8221; kata penulis utama penelitian, <em>Pavel Goldstein</em>.</p>



<p>2. Hidup yang lebih sehat</p>



<p class="has-text-align-justify">Seperti halnya olahraga, jika kamu melakukannya dengan orang lain maka akan lebih semangat dan konsisten, dengan demikian kamu bisa membentuk pola hidup yang lebih sehat. Tidak hanya dari segi olahraga, bahkan pola makan sehat yang umumnya dipandang “menyiksa” akan terasa lebih mudah dijalani jika bersama-sama. Argumen ini terbukti dengan adanya pengujian yang dilakukan oleh ilmuwan di Universitas <em>College London</em> di Inggris. Penelitian ini menguji wanita yang ingin berhenti merokok dengan dibantu oleh pasangan mereka yang berhenti juga dalam waktu yang bersamaan. Hasilnya, 50% nya berhasil melakukannya.</p>



<p>3. Pasangan membantu pertumbuhan kesehatan mental</p>



<p class="has-text-align-justify">Kesehatan mental juga penting untuk diperhatikan. Mental kamu juga bisa terganggu dan memburuk jika berada di situasi yang tertekan dan luar kendali. Memiliki seorang pasangan yang berada di sampingmu saat kamu sedang terpuruk dapat mendukung kamu. Ia juga akan membimbing kamu dan memberikan saran tentang apa yang bisa kamu lakukan. Tetapi yang utama adalah, kamu tidak perlu menjalani masalah itu sendiri dan menanggung beban sendiri.</p>



<p>4. Motivasi hidup</p>



<p class="has-text-align-justify">Dengan memiliki pasangan, tentu motivasi hidup menjadi lebih besar. Keinginan untuk menjalani setiap sesuatu dengan pasangan kamu membuat kamu lebih semangat dalam menjalani hari-hari. Jika sedang terlibat dalam pergumulan atau masalah, tentu mengingat bahwa ada pasangan kamu disamping bisa menjadi semangat kamu menghadapi masalah tersebut dan tetap menjalani hidup kamu dengan baik.</p>



<p class="has-text-align-justify">Setelah mengetahui manfaat memiliki seorang pasangan dan hubungan yang baik antar pasangan, kira-kira apa saja hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan hubungan kamu? Berikut adalah dua aktivitas yang disarankan oleh Dr. Nadia Octavia dari <em>Klikdokter</em>.</p>



<p>a. Bersepeda</p>



<p class="has-text-align-justify">Pada awal pandemi, sepeda brompton sempat viral dan banyak kegiatan bersepeda. Kegiatan bersepeda bersama tidak hanya membantu meningkatkan kedekatan antar pasangan tapi kesehatan juga.</p>



<p>b. Mendaki gunung</p>



<p class="has-text-align-justify">Aktivitas ini tergolong menantang dan tidak banyak orang yang menyukainya. tak lupa juga ada resiko yang harus ditanggung. Tetapi, memiliki kesenangan untuk mendaki gunung bisa meningkatkan keharmonisan dalam hubungan. Selain itu, tubuh kamu juga akan lebih sehat, belum lagi jika berhasil mendaki sampai di puncak, tentu pemandangan yang bisa dilihat juga sangat menakjubkan. Kegiatan ini bisa dijadikan sebagai <em>refreshing</em> juga,<em>lho.</em></p>



<p class="has-text-align-justify">Setelah mengetahui apa saja yang bisa dilakukan dan manfaat yang cukup signifikan untuk tubuh kamu, apalagi yang ditunggu? <em>Get ready to mingle, ladies!</em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2021/03/29/hubungan-sehat-hidup-lebih-lama-mitos-atau-fakta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada, Ini Tanda Kamu Berada dalam Toxic Relationship</title>
		<link>https://thewomyn.com/2021/03/05/waspada-ini-tanda-kamu-berada-dalam-toxic-relationship/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2021/03/05/waspada-ini-tanda-kamu-berada-dalam-toxic-relationship/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kartika Aprilia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2021 04:02:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Relationship]]></category>
		<category><![CDATA[Women Empowerment]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasangan]]></category>
		<category><![CDATA[Toxic Relationship]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=466</guid>

					<description><![CDATA[Ketika kamu jatuh cinta dengan seseorang, kamu memiliki asumsi pribadi mengenai karakter orang yang kamu sukai tanpa mengetahui bagaimana sifat aslinya. You’re in love with &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ketika kamu jatuh cinta dengan seseorang, kamu memiliki asumsi pribadi mengenai karakter orang yang kamu sukai tanpa mengetahui bagaimana sifat aslinya.<em> You’re in love with the idea of him. </em>Sampai kita berada dalam kondisi sudah mengenalnya dan menjadi dekat. Barulah kamu menyadari bahwa tidak sepenuhnya asumsimu tepat.</p>



<p>Pada masa pendekatan, semua masih berjalan indah dan saling menunjukkan sikap yang manis. Namun seiring berjalannya waktu, kamu menyadari bahwa sikapnya mulai berubah dan cenderung berlawanan dengan sikap yang ia tunjukan saat masa pendekatan.</p>



<p>Kondisi yang kerap membuatmu tertekan, bahkan mempengaruhi mentalmu bisa jadi kamu sedang berada dalam <em>toxic relationship. Toxic relationship</em> adalah kondisi dimana hubungan yang membuat salah satu pihak merasa tidak didukung, direndahkan, atau diserang.</p>



<p>Menurut Women Health 2018, <em>toxic relationship</em><strong> </strong>juga ditandai dengan adanya tindak kekerasan baik verbal maupun non verbal.<strong> </strong>Efek dari kekerasan verbal memang tidak terlihat, namun memberikan dampak psikologis yang luar biasa seperti rusaknya citra diri seseorang, pengalaman traumatik, dan lain sebagainya.</p>



<p>Masih dilansir dari sumber yang sama, hubungan yang didominasi oleh komunikasi satu arah juga menjadi salah satu tanda dari <em>toxic relationship</em><strong>.</strong> Hubungan yang sehat ditandai dengan adanya kesetaraan, dimana masing-masing orang memiliki kedudukan yang setara dan berhak memberikan pertimbangan untuk sebuah keputusan.</p>



<p>Sedangkan berdasarkan data dari CATAHU 2020 Komnas Perempuan, terdapat 4 bentuk Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP) di ranah personal 43% Fisik, 25% Seksual, 19% Psikis, dan 13% Ekonomi. Lebih lanjut, ternyata menurut survei pelaku KTP mayoritas adalah Pacar.</p>



<p>Hal tersebut rentan dihadapi oleh remaja maupun wanita muda yang masih belum paham jika mereka berada dalam hubungan <em>toxic</em> dan dibutakan oleh cinta.</p>



<p>Jika kamu merasa berada dalam lingkaran ini, maka sebaiknya kamu harus menghindarinya. Jangan menyepelekan kebiasaan yang dilakukan pasanganmu karena bisa berdampak pada kesehatan mental dan fisikmu.</p>



<p>Kenali ciri berikut yang menandakan kamu berada dalam toxic relationship.</p>



<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Merasa tertekan</p>



<p>Setiap berkomunikasi dengan pasanganmu, kamu merasa tertekan dan tidak menjadi diri sendiri. Kamu lebih mementingkan perasaan pasangan dibanding perasaanmu sendiri. Kekhawatiran itu muncul karena tidak ingin terjadi perdebatan.</p>



<p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Tidak mendapat dukungan</p>



<p>Hubungan yang sehat ditandai dengan saling mendukung mimpi masing-masing. Pasangan yang ideal akan siap menjadi <em>support system</em> untuk menyemangatimu dalam berproses. Berlawanan dengan hal tersebut, pasangan yang toxic akan menyepelekan mimpimu bahkan mematahkan semangatmu.</p>



<p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kekerasan verbal</p>



<p>Alih-alih memperlakukan pasangan dengan penuh kasih, hubungan yang toxic lebih sering mengungkapkan kata-kata kasar, sarkastik dan kritikan yang tidak membangun.</p>



<p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kekerasan fisik</p>



<p>Selain mendapat kekerasan verbal, kamu mendapat kekerasan fisik. Pasanganmu adalah orang yang tempramental dan sering ‘main tangan’.</p>



<p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Cemburu buta</p>



<p>Cemburu adalah hal wajar bagi pasangan jika alasannya masuk akal. Namun, akan menjadi toxic apabila menunjukkan sikap yang berlebihan akan pasangannya. Cenderung mengekang dan membatasi pergaulan dan sosialisasimu. Hal itu akan menghambat kehidupan sosialmu.</p>



<p>6.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Berbohong</p>



<p>Sering berbohong dan dibohongi adalah tanda lainnya. Satu sisi kamu merasa lebih aman jika berbohong daripada jujur dan terbuka pada pasangan. Dengan berbohong kamu merasa akan menghindari masalah yang menyebabkan percekcokan dengan pasanganmu. Begitu pun sebaliknya, kamu sering dibohongi dan berakhir memaafkan meski tahu hal tersebut akan terus terulang.</p>



<p>Ciri di atas hanyalah sebagian dari toxic relationship. Jika kamu terjebak dalam hubungan yang beracun, pertimbangkanlah untuk mengatasinya atau mengakhirnya. Buatlah keputusan yang tepat sebelum terlambat. Memang menyakitkan jika diakhiri tetapi akan lebih sakit jika dipertahankan. Hidup terlalu singkat untuk dihabiskan dengan penyesalan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2021/03/05/waspada-ini-tanda-kamu-berada-dalam-toxic-relationship/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa Manfaat Deep Talk?</title>
		<link>https://thewomyn.com/2021/02/26/apa-manfaat-deep-talk/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2021/02/26/apa-manfaat-deep-talk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Kartika Aprilia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2021 03:55:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Relationship]]></category>
		<category><![CDATA[Deep Talk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=368</guid>

					<description><![CDATA[Deep talk atau perbincangan mendalam yang biasanya dilakukan oleh dua orang mengenai suatu hal yang terjadi pada kehidupan mereka. Topik yang dibahas pun beragam, lebih &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><em>Deep talk</em> atau perbincangan mendalam yang biasanya dilakukan oleh dua orang mengenai suatu hal yang terjadi pada kehidupan mereka. Topik yang dibahas pun beragam, lebih kepada personal masing-masing. <em>Deep talk</em> diibaratkan sebagai bicara dari hati ke hati.</p>



<p><em>Deep talk</em> atau <em>deep conversation</em> biasanya dilakukan dengan orang yang sudah dikenal lama, bisa keluarga, pasangan, atau sahabat. Melalui deep talk kadang kala kita menemukan perspektif baru dari ‘kacamata’ orang lain&nbsp; serta merasa bebas saat bertukar pikiran. Bahkan kerap kali dengan melakukan <em>deep talk</em>, kesalahpahaman terhadap seseorang atau sesuatu dapat diluruskan. Dan tak jarang <em>deep talk</em> merujuk pada sesuatu yang kompleks.</p>



<p>Bukan hal mudah bagi sebagian orang untuk melakukan <em>deep talk</em>, timbul&nbsp; perasaan ragu untuk memulai, berpikir bahwa apakah pertanyaan yang bersifat personal akan mengganggu lawan bicaranya, atau bahkan khawatir membuat keadaan menjadi canggung dan malah menyinggung perasaan. Tetapi, jika kamu ingin melakukan perbincangan mendalam dengan seseorang, maka kesampingkanlah pemikiran yang mengganggumu, karena kamu tidak akan pernah melakukannya jika tidak mencobanya.</p>



<p>Cobalah memulai dengan perbincangan kecil atau <em>small talk</em> untuk&nbsp; mencairkan suasana. Dari perbincangan sederhana itu kamu bisa memancing respon lawan bicaramu. Jika ia tertarik dengan topik yang kamu bicarakan, maka kamu dapat mengembangkan topik pembicaraan ke arah yang lebih dalam. Tidak lupa untuk memperhatikan situasi dan kondisi di sekelilingmu, jika tidak memungkinkan maka akan besar kemungkinan terjadinya distraksi saat percakapan.</p>



<p>Lalu, Apa saja sih manfaat dari deep talk ?</p>



<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Lebih jujur dan terbuka</p>



<p>Unek-unek pasti selalu ada di setiap hubungan. Lebih baik diutarakan secara baik-baik dengan kepala dingin, daripada dipendam lama-lama jadi bom atom. Kita menjadi tahu apa yang disuka dan tidak disukai lawan bicara kita, tahu bagaimana menyikapinya.</p>



<p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mengembangkan diri⠀</p>



<p><em>Insight</em> baru bisa kamu dapatkan dengan <em>Deep Talk</em>. Hal tersebut bisa membuatmu menjadi pribadi yang lebih bijaksana dan dewasa. Ketika menemukan perbedaan, akan menimbulkan toleran. Perbincangan mendalam membantu kita dalam memperluas perspektif, baik kita setuju atau tidak.</p>



<p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Meringankan beban⠀</p>



<p>Berbagi cerita kepada pasangan, teman, atau sahabat saat ada masalah dapat meringankan beban yang kamu pikul. Saat sedang stress karena pekerjaan atau hal lainnya, dengan melakukan Deep Talk, bertukar pikiran tentang keresahanmu, kamu mungkin akan mendapatkan solusi yang belum pernah kamu pikirkan.</p>



<p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mempererat ikatan emosional</p>



<p>Setiap orang memiliki pengalaman pribadi yang berbeda tentang bagaimana mereka menjalani hidup, apa yang mereka lihat, apa yang mereka lakukan dan rasakan. <em>Deep talk</em> membuat ikatan emosional antara kita dengan lawan bicara, memungkinkan kita untuk mengembangkan hubungan yang bermakna.</p>



<p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Baik untuk kesehatan mental</p>



<p>Berdasarkan penelitian, membicarakan hal-hal yang bersifat personal selain membuat seseorang menjadi lebih terbuka. Percakapan yang mendalam dan lebih substantif berpengaruh dengan tingkat kebahagiaan, Meringankan diri dari beban pikiran yang mengakibatkan ketegangan dan stres.</p>



<p><em>Deep talk</em> membutuhkan keberanian. Anda perlu mengutarakan topik yang mungkin selama ini Anda hindari. Melalui <em>deep talk</em>, membantu kita mengkonfirmasi konsep diri dan konsep diri orang lain. Menurut para ahli, saling berbagi rasa dan informasi tentang diri pribadi kepada orang lain adalah usaha yang penting dalam merintis suatu hubungan sehingga akan semakin meningkatkan keakraban.</p>



<p>Perlahan Anda menyadari <em>deep talk</em> tidak hanya tentang mengenal seseorang lebih dalam, tetapi juga metode untuk menemukan jati diri Anda.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2021/02/26/apa-manfaat-deep-talk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ingin Menikah, Berikut Tips Memilih Sepatu Pernikahan Ideal</title>
		<link>https://thewomyn.com/2020/06/28/ingin-menikah-berikut-tips-memilih-sepatu-pernikahan-ideal/</link>
					<comments>https://thewomyn.com/2020/06/28/ingin-menikah-berikut-tips-memilih-sepatu-pernikahan-ideal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Putri Zaharah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jun 2020 05:41:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Relationship]]></category>
		<category><![CDATA[Wedding]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[sepatu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://thewomyn.com/?p=311</guid>

					<description><![CDATA[Memilih sepatu pernikahan memang biasanya menjadi hal terakhir yang seorang pengantin lakukan. Tetapi jangan salah lho, sepatu yang cantik dan juga nyaman dipakai adalah faktor &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Memilih sepatu pernikahan memang biasanya menjadi hal terakhir yang seorang pengantin lakukan. Tetapi jangan salah lho, sepatu yang cantik dan juga nyaman dipakai adalah faktor yang sangat menentukan dalam kenyamanan kamu ketika harus berdiri berjam-jam di atas pelaminan.&nbsp;</p>



<p>Ada beberapa cara agar Anda tetap terlihat cantik dan merasa nyaman berdiri di pelaminan:</p>



<p><p><strong>1. Sesuaikan sepatu dengan busana yang digunakan</strong></p>
<figure id="attachment_315" aria-describedby="caption-attachment-315" style="width: 626px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2020/06/heeled-shoes-with-bows_1157-90.jpg" alt="Gambar Sepatu Pernikahan" width="626" height="417"><figcaption id="caption-attachment-315" class="wp-caption-text">Gambar Sepatu Pernikahan (Credit Image: freepik.com)</figcaption></figure></p>



<p>Bila Anda mengenakan kebaya, pilih sepatu dengan model &nbsp;<em>high heels</em>, <em>flat shoes,</em> selop, atau <em>ankle strap</em>. Sedangkan, untuk Anda yang memakai gaun pernikahan, Anda bisa memilih lebih banyak model sepatu sesuai tema pernikahan seperti, <em>sneakers</em>, <em>boots </em>atau <em>platform</em>.&nbsp;</p>



<p><p><strong>2. Perhatikan venue acara</strong></p>
<figure id="attachment_316" aria-describedby="caption-attachment-316" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" src="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2020/06/photo-1511285560929-80b456fea0bc-1024x683.jpeg" alt="Gambar Venue Acara Pernikahan" width="700" height="467"><figcaption id="caption-attachment-316" class="wp-caption-text">Gambar Venue Acara Pernikahan (Credit Image: unsplah.com</figcaption></figure></p>



<p>Pastikan kamu menyesuaikan pilihan sepatumu dengan tempat pernikahanmu. Jika pernikahanmu di pantai atau di taman hindari memilih sepatu <em>high heels</em>. Karena hanya akan membuatmu sulit berjalan. Pilihlah <em>flat shoes</em> atau kamu juga bisa mencoba mengenakan sandal bertali jika gaun pernikahan kamu bergaya bohemian.</p>



<p><p><strong>3. Pilih material sepatu yang berbahan nyaman</strong></p>
<figure id="attachment_317" aria-describedby="caption-attachment-317" style="width: 626px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" src="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2020/06/beige-shoes-are-lying-blanket-near-veil-balloons_8353-10525.jpg" alt="Gambar Sepatu Pernikahan" width="626" height="417"><figcaption id="caption-attachment-317" class="wp-caption-text">Gambar Sepatu Pernikahan (Credit Image: freepik.com)</figcaption></figure></p>



<p>Selain model sepatu yang disesuaikan, pastikan juga Anda memilih sepatu yang paling nyaman untuk digunakan. Nantinya, Anda akan lebih banyak berdiri dan berjalan-jalan untuk menyapa para tamu undangan. Sepatu yang nyaman bisa membantu Anda untuk lebih leluasa bergerak tanpa merasa sakit ataupun pegal. Yang pertama, sebaiknya pakai dulu sepatu ini beberapa kali. Sepatu baru biasanya membuat kaki sakit dan tidak nyaman. Ia haruslah dilenturkan dan diperkenalkan dengan kaki terlebih dahulu. Untuk itu, lebih baik 2-3 minggu sebelumnya sepatu pengantin harus sudah di tangan. Pakai sepatu tersebut untuk sekedar berjalan-jalan agar bahannya menjadi lentur dan sesuai di kaki.</p>



<p><p><strong>4. Sesuaikan tinggi dari sepatu</strong></p>
<figure id="attachment_318" aria-describedby="caption-attachment-318" style="width: 626px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2020/06/wedding-shoes-bride-her-wedding-day_1303-16081.jpg" alt="Gambar Wanita Memakai Sepatu Pernikahan" width="626" height="417"><figcaption id="caption-attachment-318" class="wp-caption-text">Gambar Wanita Memakai Sepatu Pernikahan (Credit Image: freepik.com)</figcaption></figure></p>



<p>Selain menyesuaikan warna, kamu juga perlu menyesuaikan tinggi sepatu dengan panjang gaun yang kamu kenakan. Jika gaunmu cukup panjang sampai menyentuh lantai, ada baiknya kamu memakai <em>high heels</em> untuk memudahkan kamu berjalan. Hak sepatu juga harus diperhatikan. Kamu harus berdiri lebih dari 3 jam mengenakan sepatu tersebut. Jika memungkinkan pilih <em>heels</em> tebal dan tak runcing. <em>Platform</em> adalah solusi terbaik karena ia memiliki sol sepatu yang imbang depan belakang.Saat memilih sepatu, Anda juga perlu menyesuaikan dengan tinggi pasangan Anda. Jadinya, ketika Anda berdiri bersebelahan dengan pasangan, Anda bisa terlihat serasi.</p>



<p><p><strong>5. Perhatikan ukuran sepatu</strong></p>
<figure id="attachment_319" aria-describedby="caption-attachment-319" style="width: 626px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://thewomyn.com/wp-content/uploads/2020/06/bride-sitting-stairs_1157-72-1.jpg" alt="Gambar Wanita Memakai Gaun Pernikahan" width="626" height="417"><figcaption id="caption-attachment-319" class="wp-caption-text">Gambar Wanita Memakai Gaun Pernikahan (Credit Image: freepik.com)</figcaption></figure></p>



<p>Pastikan Anda memilih sepatu sesuai ukuran ya. Jika model yang Anda suka tidak menyediakan ukuran untuk kaki Anda, jangan dipaksakan meskipun beda ukurannya tidak terlalu jauh di kaki. Lebih baik Anda memilih model lain yang memang menyediakan ukuran sepatumu. Ingat bahwa Anda akan cukup lama memakai sepatu tersebut dan tamu undangan akan memperhatikan ketika kamu berjalan. Jangan sampai kamu terlihat tidak nyaman akibat ukuran sepatu yang kebesaran atau kekecilan tersebut.</p>



<p>Nah, itu tadi beberapa tips untuk memilih sepatu seperti apa yang bisa dipakai saat hari pernikahan. Hari yang sangat berkesan seumur hidup ini pastinya akan menjadi salah satu momen spesial yang tidak akan dilupakan. Jadi, pemilihan sepatu merupakan satu hal yang penting karena selain dapat menunjang penampilan, juga menjadi perhatian para tamu undangan.</p>



<p>&nbsp;</p>


<p></p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://thewomyn.com/2020/06/28/ingin-menikah-berikut-tips-memilih-sepatu-pernikahan-ideal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
